Ir. Paterson H.P. Sibarani, M.Si
Institut Sains dan Teknologi TD.Pardede

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KOTA MEDAN Sheila Felicia; Ir. Paterson H.P. Sibarani, M.Si; Sanggam B. Sihombing, S.T., MT
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 11 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.142 KB) | DOI: 10.59637/jsti.v11i2.21

Abstract

Dalam era globalisasi yang semakin maju dan berkembang teknologi informasi seperti sekarang ini, wanita mempunyai peran dan partisipasi dalam pembangunan sehingga akan terjadi adanya suatu perubahan dalam cara pengasuhan anak. Tingginya tuntutan ekonomi, menyebabkan semakin banyak wanita bekerja untuk membantu menambah pendapatan keluarga. Sedangkan kebutuhan anak-anak untuk mendapatkan perhatian yang khusus pada masa perkembangannya baik disaat bermain maupun belajar untuk mengasah semua kemampuan serta minat dan bakat yang dimilikinya. Maka solusinya adalah merancang sebuah “Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Medan”. Proyek ini memiliki fasilitas Taman Penitipan Anak (TPA), Kelompok Bermain (KB) dan TK (Taman Kanak-Kanak). Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Medan merupakan sebuah tempat pengasuhan maupun pendidikan anak rentang usia 6 bulan – 2 tahun (Baby dan Toodler Class) , usia 2 sampai 4 tahun (Kelompok Bermain) dan 4 sampai usia 6 tahun (Taman Kanak-kanak) dan Taman Penitipan Anak (TPA) bagi anak yang orang tuanya bekerja atau memiliki urusan lain. Sebagaimana menurut Santrock (1995), dunia kognitif anak-anak usia dini ialah kreatif, bebas, dan penuh imajinasi maka penerapan tema arsitektur perilaku anak usia dini dalam desain interior maupun eksterior bangunan harus imajinatif sebagai cerminan dari karakter dan perilaku anak–anak usia dini. Sarana pembelajaran anak didalam dan diluar kelas juga harus didukung dengan permainan-permainan yang menunjang kreativitas anak. Permainan ini harus dapat mewadahi perilaku anak yang masih bergerak aktif contohnya adanya area berkebun, area memelihara ternak serta area outbond bagi anak usia dini
GEDUNG PERKANTORAN ( KAWASAN KUALANAMU ) Andrian Vendy; Ir. Paterson H.P. Sibarani, M.Si; Dr. Darwin Sinabariba, ST, MM
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 12 No. 1 (2019): Desember
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2745.791 KB) | DOI: 10.59637/jsti.v12i1.26

Abstract

Gedung Perkantoran di Kualanamu merupakan sebuah proyek bangunan yang berfungsi sebagai tempat bekerja bagi pengusaha kecil maupun sedang yang membutuhkan tempat area kerja atau area sewa untuk bekerja. Gedung Perkantoran atau kantor sewa memiliki beberapa macam tipe kantor yang dapat dipilih yaitu : Area Sewa kecil, sedang dan yang besar yang juga tergantung dari besaran kantor.Perencanaan dan perancangan proyek Gedung Perkantoran di Kualanamu ini menerapkan tema Arsitektur Modern dengan bentuk yang mudah atau sederhana dan menggunakan ornamen yang sederhana dan seirama. Dengan penerapan tema ini, diharapkan bahwa bangunan dapat terbentuk dengan bagus dan maksimalkan. Proyek Gedung Perkantoran di Kualanamu direncanakan berada dekat Internasional Bandara Kualanamu yang dimana menjadi fasilitas pendukung atau fasilitas pelengkap dari visi dan misi dari perencanaan MEBIDANGRO yang dimana akan direncanakan kota bandara disana
APARTEMEN CBD POLONIA Juviana Tantri; Ir. Paterson H.P. Sibarani, M.Si; Drs. Samsulsyah Lubis, MM
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 12 No. 1 (2019): Desember
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.374 KB) | DOI: 10.59637/jsti.v12i1.35

Abstract

Apartemen merupakan salah satu variasi jenis hunian yang diminati oleh masyarakat terutama yang tinggal di kota-kota besar. Apartemen biasanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang dapat digunakan secara bersamaan oleh pengguna apartemen yang menjadi keunggulan dari bangunan tersebut. Fasilitas ini bisa berupa kolam renang, jogging track, ATM, cafe, pusat perbelanjaan dan sebagainya. Apartemen juga memiliki privasi serta sistem keamanan yang baik, bisa berupa CCTV maupun access card dan sebagainya. Perencanaan dan perancangan apartemen ini menggunakan tema Arsitektur Futurirtis, keyamanan dari hunian apartemen dan kemanfaatan dari fasilitas masing-masing bangunan yang ada tersebut. Faktor lokasi tentunya sangat membantu pengembangan apartemen untuk kedepannya. Selain itu juga perlunya perhatian terhadap tampilan luar bangunan agar dapat menimbulkan perhatian dan ketertarikan bagi para penggemar apartemen itu sendiri