Ir. Rahidun Simangunsong, M.Si
Institut Sains dan Teknologi TD.Pardede

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK ROTI DENGAN MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL PADA PT. NIPPON INDOSARI CORPORINDO, Tbk Ir. Rasmi Sitohang M.Si; Ir. Rahidun Simangunsong, M.Si
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 14 No. 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.534 KB) | DOI: 10.59637/jsti.v14i1.57

Abstract

INDOSARI CORPORINDO merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang makanan. Pemasaran produk perusahaan ini dipasarkan didalam kawasan Tanjung Morawa, Deli Serdang dan sekitarnya. Perusahaan ini cenderung mengalami masalah khususnya pada kualitas roti yang paling sering terjadi diantaranya masalah yang disebabkan oleh bantat pada roti, patah pada bagian tengah roti (patah pinggang) dan gosong. Proses pengumpulan data produk roti selai dilakukan dengan cara observasi dan interview dilapangan. Dari hasil penelitian pada produk roti selai selama 30 hari dengan jumlah sampel yang diteliti 60000 pcs. Pengolahan data dilakukan untuk mengetahui jenis cacat yang sering terjadi agar ditemukan penyebabnya dan membuat petaaaaa kontrol p untuk masing-masing cacat sebelum dan sesudah perbaikan proses serta menghitung diagram sebab akibat. Setelah dilakukan pengujian hipotesis melalui uji mean ditunjukkan t hitung = 3,310. T tabel = 1,69913 dan sig. = 0,000 < α = 0,05, dengan demikian rata-rata (mean) sebesar 0,957 adalah signifikan. Dengan demikian hipotesis 1 (Hl) dapat diterima dan menolak hipotesis 0 (H0). Adapun hasil yang diperoleh dari penerapan pengendalian kualitas statistic sebelum dilakukan perbaikan proses untuk jenis cacat bantat, patah pinggang, dan gosong berturut-turut adalah 0,995%, 0,052% dan 0,930% dengan total persentase cacat 2,877%. Setelah dilakukan perbaikan proses terjadi penurunan cacat produk untuk jenis cacat, bantat, patah pinggang dan gosong berturut-turut 0,340%, 0,297% dan 0,320% dengan total persentase cacat 0,957%.
UPAYA HUKUM PERLINDUNGAN LINGKUNGAN HIDUP OLEH KEGIATAN BENGKEL SEPEDA MOTOR DI KOTA MEDAN Ir. Rasmi Sitohang, M.Si1; Ir. Rahidun Simangunsong, M.Si
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 15 No. 1 (2021): Juni
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.869 KB) | DOI: 10.59637/jsti.v15i1.68

Abstract

Kota Medan adalah kota terbesar di Indonesia setelah ibukota DKI Jakarta dan Kota Surabaya. Kehidupan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat Kota Medan dalam melaksanakan aktivitas kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari kendaraan bermotor khususnya sepeda motor. Melihat pasar penjualan sepeda motor yang meningkat secara nasional yang terkhusus juga di kota Medan tentunya berdampak kepada lingkungan hidup di Kota Medan. Dengan bertambahnya unit kendaraan bermotor di Kota Medan tentunya juga bertambahlah kegiatan bengkel sepeda motor di Kota Medan. Kegiatan usaha bengkel sepeda motor memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), memberi kesejahteraan serta memberi kesempatan kerja. Dampak negatifnya adalah berpotensi menimbulkan persolana lingkungan hidup yang berupa kebisingan, pencemaran tanah, pencemaran air, pencemaran udara ataupun gangguan kesehatan.