Desi Eka Pratiwi
PGSD Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI GURU DALAM PEMBERIAN TES PADA SISWA SEKOLAH DASAR SELAMA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Desi Eka Pratiwi
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.591 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v8i2.231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan strategi-strategi yang dapat diterapkan guru dalam memberikan tes kepada siswa selama proses pembelajaran daring di masa Covid-19. Strategi-strategi tersebutpenting diimplementasikan guru ketika dalam memberikan tes karena adanya kecenderungan yang dilakukan siswa dalam menjawab pertanyaan yaitu dengan cara meminta bantuan jawaban kepada orang lain sehingga mendapatkan nilai yang baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakanmetode survey melibatkan 30 responden yang terdiri dari guru-guru SD di wilayah Mojokerto dan Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik survey berbentuk wawancara terstruktur yang dikemas dalamgoogle form. Penggunaan google form dimaksudkan untuk mempurmudah responden dalam mengakses serta meminimalisir keterbatasan ruang dan waktu. Teknik analisis data berdasarkan perhitungan data yang diperoleh dari hasil wawancara terstruktur kemudian diolah dalam bentuk presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebesar 40% strategi yang paling banyak diterapkan guru dalam meberikan tes kepada siswa melalui WhatsApp Group, mengerjakan LKS/buku tema, membuat rangkuman; (2) sebesar 23% guru memberikan tes melalui aplikasi online seperti (zoom meeting, google classroom, video conference, video call); (3) sebesar 16% guru memberikan tes/ulangan harian melalui google form; (4) sebesar 10% melalui asesmen personal, autentik, karakter dan penilaian berbasis proyek; (5) sebesar 1.25% penggunaan power point dengan sistem timer; (7) 1.25% melalui penilaian produk dan proses; (8) 1.25% melalui metode home visit; (9) 1.25% melalui pemberian kuis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evalusi dalam penyelenggaraan tes selama proses pembelajaran daring sehingga guru kelas dapat mengetahui kemampuan kognitif siswa dengan sesungguhnya sehingga asesmen yang diberikan guru bersifat objektif berdasarkan kemampuan individual siswa.