Suranta Br Tarigan
SD Negeri 040527 Tigapanah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) DI KELAS VI SD NEGERI 047166 SUKADAME SEMESTER II T.P. 2019/2020 Suranta Br Tarigan
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.777 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v8i2.235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 047166 Sukadame Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 32 siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian model Kemis dan Mc Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan 1) Hasil belajar kognitif siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah telah mencapai ketuntasan. Pada siklus I menunjukkan 13 siswa tuntas secara individu dengan nilai rata-rata 66,25 dan tidak tuntas secara kelas. Pada siklus II, tuntas secara individu sebanyak 28 siswa dengan nilai rata-rata 81,88 dan tuntas secara kelas. Hasil belajar kognitif siswa berhasil mencapai ketuntasan karena selama pembelajaran siswa lebih aktif dan mampu bekerja sama dalam menyelesaikan LKS; 2) Afektif belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah telah mencapai indikator keberhasilan yang ditandai dengan terjadinya peningkatan di setiap indikatornya. Afektif siswa meningkat karena siswa sudah memiliki tanggung jawabmasing-masing sehingga pembelajaran berjalan sesuai yang diharapkan; 3) Keterampilan siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah telah mencapai indikator keberhasilan yang ditandai dengan terjadinya peningkatan di setiap indikatornya. Keterampilan siswa meningkat karena siswa sudah saling bekerjasama dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.