Pawestri Pawestri
Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberian Pijat Marmet Dan Oksitosin Untuk Meningkatkan Produksi ASI Pada Asuhan Keperawatan Ibu Post Partum dengan Sectio Caesarea Septiani Rinti Selistiyaningtyas; Pawestri Pawestri
Ners Muda Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v2i1.6228

Abstract

Air susu ibu (ASI) memiliki peran penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh bayi dan berat badan bayi. Produksi ASI yang tidak ade kuat menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan bayi dan kegagalan pemberian ASI eksklusif. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui peningkatan produksi ASI ibu post partum sectio caesarea setelah dilakukan pijat marmet dan oksitosin. Studi kasus ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek studi ini adalah ibu post partum sectio caesarea berjumlah 3 orang yang didapatkan secara amlidental. Hasil studi kasus ini menunjukan setelah dilakukan implementasi pijat marmet dan oksitosin selama 3 hari didapatkan adanya peningkatan jumlah produksi ASI dengan rerata 1,167 ml. Kombinasi pijat marmet dan oksitosin dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum sehingga dapat dilakukan oleh perawat untuk membantu ibu post partum dalam meningkatkan produksi ASI. Rekomendasi dari studi kasus ini sebaiknya pemijatan dilakukan selama proses menyusui agar produksi ASI yang keluar dapat meningkat.
Penerapan blanket warmer untuk mendukung termoregulasi selama fase intraoperatif pada pasien yang menjalani RIRS di instalasi bedah sentral Ayu Widianingsih; Akhmad Mustofa; Pawestri Pawestri
Ners Muda Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v7i2.21333

Abstract

Pembedahan dengan anestesi umum berisiko disertai penurunan suhu tubuh akibat gangguan termoregulasi dan paparan lingkungan ruang operasi. Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan perubahan suhu tubuh dan intensitas menggigil selama penerapan blanket warmer pada tiga subjek yang menjalani RIRS dengan anestesi umum di Instalasi Bedah Sentral RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Blanket warmer digunakan selama intraoperatif dan pemantauan dilakukan setiap 15 menit selama 105 menit. Berdasarkan data yang dilaporkan, suhu tubuh meningkat dan skor shivering menurun pada seluruh subjek: Subjek 1 dari 35,0°C/skor 3 menjadi 36,2°C/skor 1; Subjek 2 dari 35,2°C/skor 3 menjadi 36,5°C/skor 0; dan Subjek 3 dari 35,2°C/skor 3 menjadi 36,3°C/skor 1. Temuan ini menunjukkan perbaikan termoregulasi selama penggunaan blanket warmer pada ketiga kasus. Karena desain studi kasus tanpa kelompok pembanding dan adanya faktor perioperatif lain yang dapat memengaruhi suhu tubuh, hasil ini tidak dapat menetapkan efektivitas kausal. Blanket warmer dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari manajemen termal perioperatif sesuai protokol dan pemantauan klinis.
Penerapan terapi musik terhadap tingkat nyeri pada ibu post partum Sectio Caesarea Syarafina Ata Wijdan; Reina Dhamanik; Pawestri Pawestri
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.20774

Abstract

Sectio caesarea merupakan prosedur persalinan bedah yang berisiko menimbulkan nyeri akut pada ibu post partum, sehingga diperlukan intervensi keperawatan non farmakologis sebagai terapi komplementer. Terapi musik menjadi salah satu pendekatan holistik yang dapat membantu untuk mengatasi masalah tersebut. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan penerapan terapi musik terhadap nyeri pada ibu post partum sectio caesarea. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan maternitas melalui penerapan terapi musik pada ibu post partum sectio caesarea di RS Roemani Muhammadiyah Semarang dengan diagnosis keperawatan nyeri akut. Terapi musik diberikan selama 30 menit per sesi sebanyak tiga kali penerapan dalam 24 jam pertama pasca operasi. Evaluasi dilakukan menggunakan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penurunan intensitas nyeri dengan rata-rata penurunan 1,33 skala VAS pada seluruh subjek studi. Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa terapi musik efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri akut pada ibu post partum sectio caesarea sehingga dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi mandiri dalam praktik keperawatan maternitas.