This Author published in this journals
All Journal Ners Muda
Aisyah Jundina Az-Zahra
Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kadar Trombosit pada Pasien Anak Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Mengonsumsi Jus Jambu Biji Merah Aisyah Jundina Az-Zahra; Much Nurkharistna Al Jihad
Ners Muda Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v3i2.6319

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Demam berdarah dapat mengancam apabila jumlah trombosit dibawah normal. Salah satu terapi nonfarmakologis yaitu pemberian jus jambu biji mengandung senyawa quarcentin yang tergolong flavonoid, sitokin yang berfungsi dalam pembekuan darah serta vitamin C, vitamin B1, B2 dan B6 yang berperan sebagai antioksidan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh  terhadap infeksi virus dengue. Metode penulisan yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode deskriptif. Subjek studi kasus ini adalah pasien anak penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mengalami penurunan kadar trombosit. Cara pengukuran variabel dilakukan setelah mengetahui hasil dari pengambilan sampel darah. Pemberian terapi diberikan sebanyak 3 x 24 jam dengan ukuran 200ml/gelas. Hasil studi kasus menunjukkan adanya peningkatan kadar trombosit pada kedua subyek setelah diberikan jus jambu. Evaluasi selama 3 x 24 jam perawatan setelah diberikan terapi subyek I mengalami peningkatan kadar trombosit dari awal 41000/m3 menjadi 74900/mm3. Subyek II mengalami peningkatan kadar trombosit dari awal 47000/m3 menjadi 79000/mm3.Studi kasus ini membuktikan bahwa jus jambu biji dapat meningkatkan kadar trombosit pada anak penderita Demam Berdarah Dengu (DBD).Terapi ini dapat digunakan perawat di ruangan sebagai penatalaksanaan mandiri pada penderita dalam menangani penururnan trombosit secara non farmakologis.