Bunayar
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah AL Mubarok Bandar Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Pembelajaran Rumpun Pendidikan Agama Islam Dalam Penanaman Nilai-Nilai Kebangsaan Peserta Didik MTs. Al-Mubarok Uman Agung Bandar Mataram Lmpung Tengah Bunayar
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2020): DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mendeskripsikan metode pembelajaran rumpun pendidikan agama Islam dalam penanaman nilai kebangsaan (2) Untuk Mendeskripsikan faktor pendukung dalam penanaman nilai-nilai kebangsaan (3) Untuk mendeskripsikan hambatan dalam penanaman nilai-nilai kebangsaan.Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan metode pembelajaran rumpun pendidikan agama Islam dalam penanaman nilai-nilai kebangsaan (2) Apa faktor pendukung dalam penanaman nilai-nilai kebangsaan dan (3) apa saja hambatan dalam penanaman nilai kebangsaan.Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan strategi studi kasus tunggal terpancang, sumber data dari informan atau narasumber serta dokumen dan arsip. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri observasi langsung, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian metode pembelajaran rumpun pendidikan agama Islam dalam penanaman nilai-nilai kebangsaan yaitu metode contextual and learning, ceramah, pembiasaan, uswatun khasanah dan reward and punishmen. Faktor pendukung pelaksanaan pendidikan nilai-nilai kebangsaan melalui rumpun pendidikan agama Islam di MTs Al Mubarok Uman Ugung adalah kurikulum, gedung, sarana kelas, pendidik, peserta didik, dinamika kelas, dan terakhir adalah keluarga. Hambatan yang timbul adalah perbedaan latar belakang peserta didik kurangnya dukungan orang tua, kurangnya kerjasama guru serta kurangnya minat dan kesadaran siswa.
Mengelola Kelas dengan Strategi Pembelajaran The Power of Two: di SD N 1 Sumber Rejeki Mataram Bunayar
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2021): DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58577/dimar.v3i1.51

Abstract

Guru sangat berperan dalam pengelolaan kelas, apabila guru terampil mengelola kelasnya dengan baik maka akan mudah bagi guru untuk mencapai tujuan yang telah yang dirumuskan. Kemampuan seorang guru dalam mengelola kelas sangat menentukan hasil pembelajaran yang akan berlangsung, semakin kreatif guru dalam mengelola kelas maka semakin optimal proses pembelajaran yang akan berlangsung. Salah satu strategi pembelajaran active learning yang sering digunakan dalam proses pembelajaran adalah the Power of Two yang mendorong setiap peserta didik untuk memiliki kepercayaan diri dan saling bekerja sama dalam mengutarakan pendapat sehingga menghasilkan hasil pembelajaran yang lebih optimal. Pengelolaan kelas terdiri dari dua kata, yakni kata pengelolaan dan kata kelas.Untuk mendefenisikan istilah pengelolaan kelas perlu melacak defenisi kedua kata tersebut. Sedikitnya terdapat tujuh hal yang harus diperhatikan untuk menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan yaitu ruang belajar, pengaturan sarana belajar, susunan tempat duduk, penerangan, suhu, pemanasan sebelum masuk materi yang akan dipelajari, dan bina suasana dalam belajar. Berdasarkan beberapa defenisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pengelolaan kelas adalah keterampilan guru untuk suasana belajar yang kondusif sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan tenang.Guru juga harus dapat mengendalikan kelas apabila terjadi gangguan-gangguan yang dapat mengganggu ketenangan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Tugas dan peran guru sebagai pendidik profesional sesungguhnya sangat kompleks, tidak terbatas dalam perencanaan pembelajaran yang menyangkut merumuskan tujuan pembelajaran, materi pembelajaran menetapkan metode pembelajaran, media pembelajaran dan evaluasi untuk mengetahui hasil pembelajaran. Oleh karena itu pengelolaan sekolah perlu menciptakan suasana gembira di sekolah yaitu suasana kekeluargaan yang akrab, dengan demikian guru termotivasi untuk mengelola kelas dengan baik, karena dengan pengelolaan kelas yang baikakan mempertinggi perkembangan mental dan sosial murid, dan memberi kebebasan intelektual dan pasih dalam karakter yang ditentukan, dan membuat suasana yang hangat antara guru dan murid yang memungkinkan pencapaian tujuan terlaksana.