Pemenuhan dan pengaturan makan anak yang buruk oleh orang tua cenderung mengakibatkan pola makan yang buruk pada anak yang bisa terjadi di masa mendatang. Oleh karena itu, perlu tindakan atau intervensi tertentu untuk memperbaiki pola makan anak, mencegah terjadinya malnutrisi, stunting atau gangguan tumbuh kembang anak di masa mendatang. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan edukasi kesehatan tentang gizi anak dan pencatatan pola makan anak untuk perbaikan pola makan anak. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan media buklet dan catatan harian makan terhadap perubahan pola makan anak. Desain penelitian berupa rancangan pra-eksperimen pretest – posttest single group dengan metode sampling purposive. Instrumen penelitian berupa kuisioner, lembar rekap, buklet edukasi dan buklet pencatatan harian makan. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan bivariat (Wilcoxon Signed Rank). Hasil penelitian meliputi karakteristik responden pada penelitian ini diantaranya usia responden terbanyak yaitu 31-34 tahun dan 35-38 tahun masing-masing sebanyak 26,3%, serta tingkat pendidikan terbanyak dari responden adalah tingkat pendidikan SMP/SLTP sebanyak 68,4%. Hasil analisis data bivariat perbedaan mean pola makan anak sebelum dan setelah intervensi menunjukkan data p value 0,317 atau p value > 0,05. Kesimpulannya pendidikan kesehatan menggunakan buklet dan catatan harian makan tidak efektif terhadap perubahan pola makan anak. Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pola makan anak dan penelitian tentang cara-cara untuk memperbaiki pola makan anak seperti terapi komplementer untuk meningkatkan nafsu makan anak.