Prita Meilanitasari
Program Studi Teknik Logistik, Universitas Internasional Semen Indonesia, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemodelan Pemilihan Lokasi Pembuangan Sampah Akhir pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Mukh. Nasir Ramdhani; Prita Meilanitasari
OPSI Vol 12, No 2 (2019): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.459 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v12i2.3144

Abstract

Population growth rate and urban lifestyle have an impact on increasing the volume of waste. The problem is related to the concept of Municipal Waste Collection (MWC) for waste management. Waste management considers transportation and distribution from the Temporary Disposal Site (TPS) to the location of the Final Disposal Site (TPA). Routing and allocation for waste disposal in the urban area gave a big concern for the society. This study will raise the issue of allocation, distribution and transportation to support overall waste management in urban areas. This study will use Integer Linear Programming approach for modeling the selection of the final location of TPA by considering the distance from each TPS to the TPA. This study also considers the conversion value of the weight of municipal solid waste in Yogyakarta City. In the practice, Yogyakarta City has 1 TPA with 73 TPS. Authors generate 1 new TPA as an alternative. This study will give an alternative allocation, distribution and transportation from each TPS which optimized the capacity of TPA.
Penentuan Lokasi Urban Farming dengan Metode Factor-Rating di Kabupaten Gresik Prita Meilanitasari; Natasha Putri Adetya; Nindya Putri Prasodjo; Evan Widyadhana Anargya; Renno Adiwidya Wirayudha; Sandra Ravi Erdiansyah
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 3 No 2 (2023): JUPIN Agustus 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.154

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Mentaras, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Beberapa masalah pokok yang terjadi di Desa Mentaras yaitu belum optimalnya pengetahuan dalam budidaya urban farming & pemanfaatan lahan pekarangan yang lebih produktif. Program ini dilakukan dengan cara melakukan observasi langsung dengan mengamati lokasi pembanding urban farming di Gresik dengan lokasi yang memiliki daerah dengan kondisi yang sama dengan Gresik, yaitu Surabaya dan Sidoarjo. Selanjutnya dilakukan tanya jawab dengan pelaku usaha urban farming di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Tahapan selanjutnya penyebaran kuesioner ke daerah sekitar Gresik untuk menentukan jenis lokasi dan tanaman yang cocok untuk dilakukan pengadaan urban farming. Dalam pengadaan urban farming, kami menggunakan Metode factor rating karena yang paling mudah dalam menentukan keputusan pemilihan lokasi, dalam metode ini melibatkan beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan yaitu berdasarkan karakteristik lokasi, ketersediaan lahan, tanaman yang masyarakat sekitar inginkan, jenis sayur yang sedang dikonsumsi, kondisi curah hujan, kebutuhan konsumsi sayur masyarakat dalam seminggu, pengganti pemenuhan gizi selain sayur, kebersediaan masyarakat ketika diadakan penyuluhan urban farming, kondisi tanah, minat bercocok tanam masyarakat sekitar, dan sumber air. Tujuan dari dilakukannya program ini adalah untuk menentukan satu lokasi urban farming dari beberapa alternatif lokasi dengan menggunakan metode factor rating. Metode factor rating dilakukan dengan memberikan skor pada masing-masing faktor yang dipertimbangkan untuk mendapatkan lokasi pengadaan urban farming yang baik. Metode penelitian yang kami gunakan adalah metode campuran kuantitatif dan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dengan total sampel penelitian yang berjumlah 53 responden. Pengumpulan data yang kami gunakan secara pedoman studi, dokumentasi, kuesioner, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil dan luaran kegiatan dari program yang dilaksanakan, yaitu mendapatkan satu lokasi yang dinilai cocok untuk dibangun urban farming karena lokasinya sudah memenuhi kriteria dari metode yang digunakan dan juga mempertimbangkan data yang telah diambil melalui kuisioner yang dibagikam. Selain itu, melalui sosialisasi yang diberikan kepada sekertaris desa dapat memberikan pengetahuan mengenai manfaat dari diadakannya urban farming.