Rinita Mega Pawestri
Rinita Mega Pawestri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN LABORATORIUM DARAH PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT SINT CAROLUS Rinita Mega Pawestri
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i1.207

Abstract

GAMBARAN LABORATORIUM DARAH PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT SINT CAROLUS JAKARTA Rinita Mega Pawestri 1, Danang Tri Yudono 2, Made Suandika 3 1, 2 Program Studi Keperawatan Program Sarjana Fakultas Kesehatan Universitas Harapan Bangsa 3 Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Fakultas Kesehatan Universitas Harapan Bangsa ABSTRAK Latar belakang: Pemantauan pemeriksaan laboratorium penyakit ginjal kronis perlu dilaksanakan untuk menentukan ada tidaknya kegawatan, menetapkan gangguan sistem, dan membantu menegakkan diagnosa. Pemeriksaan laboratorium pada pasien GGK meliputi pemeriksaan kadar kreatinin, rasio protein, urea serum, keseimbangan asam basa darah (analisis gas darah), pemeriksaan sedimen urin, pemeriksaan pH darah, pemeriksaan gula darah lengkap, hemoglobin dan pemeriksaan kadar elektrolit serum (natrium, kalium, fosfat dan magnesium). Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui nilai laboratorium darah pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) di Rumah Sakit Sint Carolus Jakarta. Metode penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan retrospektif sebagai pendekatannya. Data rekam medik pasien GGK yang menjalani HD pada bulan Januari-Juni 2022 di Rumah Sakit Sint Carolus Jakarta sebanyak 67 pasien dijadikan sebagai responden menggunakan teknik total sampling. Alat yang digunakan untuk mendapatkan data yaitu lembar observasi. Analisis data menggunakan distribusi frekuesni. Hasil penelitian: Penelitian ini menunjukkan pasien GGK sebagian besar memiliki kadar ureum tidak normal (92.5%), kadar kreatinin tidak normal (100%), dan memiliki nilai hemoglobin tidak normal (95.5%). Kesimpulan: pasien GGK yang menjalani HD memiliki kadar ureum, kreatinin dan hemoglobin yang tidak normal: Saran: perlu dilakukan pemantauan kadar ureum kreatinin sebagai indikator penyakit gagal ginjal terutama pada pasien yang melakukan HD untuk menilai keefektifan terapi HD. Kata Kunci: Ureum, Kreatinin, Hemoglobin, Gagal Ginjal Kronik