Pendidik anak usia dini era covid-19 berbeda secara tugas dan fungsi dengan pendidik PAUD pada situasi seperti biasanya yaitu pendidik anak usia dini yang selama ada di lembaga-lembaga PAUD ada guru utama, guru pendamping dan pendamping muda. Namun karena coronavirus disease peran pendidik PAUD diganti atau beralih pada orang tua peserta didik masing-masing. Hal ini karena adanya himbauan dari pemerintah dan pemangku kebijakan pendidikan tentang social dan physical distancing serta pembelajaran jarak jauh dari rumah masing-masing peserta didik maka guru PAUD diperankan oleh seluruh orang tua peserta didik. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Taman Kanak-kanak Pertiwi Musi Rawas. Informan atau responden dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru, dan Orangtua murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dideskripsikan sesuai dengan realita yang ada. Analisis data dalam bentuk deskripsi yaitu berupa kata – kata dan teknik keabsahan data menggunakan teknik keabsahan data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembejaran jarak jauh melalui kegiatan belajar dari rumah berjalan dengan baik, terencana, dan dirancang. Kegiatan pembelajaran jarak jauh yang berlangsungpun, didukung dengan menggunakan bantuan teknologi “video†serta peran orang tua. Meskipun demikian masih terdapat beberapa kendala seperti, sarana dan prasaran. Sehingga secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran jarak jauh melalui kegiatan belajar dari rumah berjalan dengan baik.