This Author published in this journals
All Journal MATHEdunesa
Nabilah Syadza Mahdiyyah
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Argumen Matematika Siswa SMA Ditinjau dari Gaya Kognitif Visualizer-Verbalizer Nabilah Syadza Mahdiyyah; Susanah Susanah
MATHEdunesa Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Mathedunesa Volume 11 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Program Studi S1 Matematika UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.813 KB) | DOI: 10.26740/mathedunesa.v11n1.p80-96

Abstract

Kemampuan berargumen merupakan salah satu hal penting untuk dimiliki siswa karena dapat mengukur pemahaman siswa. Dalam hal pembelajaran matematika, siswa yang menyampaikan argumen matematika dibutuhkan untuk mengembangkan kemampuan matematika dan memahami konsep matematika siswa. Salah satu studi untuk mengidentifikasi serta menilai kualitas argumen matematika siswa ialah Toulmin Argumentation Pattern. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis argumen matematika siswa SMA ditinjau dari gaya kognitif visualizer-verbalizer dengan menggunakan teori argumen Toulmin. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 4 orang siswa kelas XI SMA dengan komposisi 2 siswa bergaya kognitif visualizer dan 2 siswa lainnya bergaya kognitif verbalizer. Instrumen yang digunakan ialah tes gaya kognitif, tes argumen matematika dan pedoman wawancara. Data yang diperoleh dari tes argumen matematika akan di analisis berdasarkan teori argumen Toulmin dimana terdiri atas 6 komponen yaitu data, claim, warrant, backing, qualifier, dan rebuttal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa bergaya kognitif visualizer dan verbalizer mampu menunjukkan semua komponen argumen pada soal tes argumen matematika nomor 1 dan tidak berhasil menunjukkan rebuttal pada soal tes argumen matematika nomor 2. Siswa bergaya kognitif visualizer menunjukkan warrant bertipe induktif. Sedangkan siswa bergaya kognitif verbalizer mampu menunjukkan warrant bertipe induktif, structural-intuitif dan deduktif. Dalam menyusun argumennya, siswa bergaya kognitif visualizer menunjukkan lebih sering menggunakan simbol-simbol dengan bahasa yang singkat tapi langsung ke tujuan. Berbeda dengan siswa bergaya kognitif verbalizer yang lebih bermain dengan kata-kata dan mampu memberikan kesimpulan akhir dengan jelas dan rinci dengan bahasa yang mudah dipahami.