Indarto Indarto
Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS VARIABILITAS SPASIAL HUJAN BULANAN DAN TAHUNAN MENGGUNAKAN HISTOGRAM, VORONOI, DAN METODE INTERPOLASI Rufiani Nadzirah; Rafika Yulfia PIR; Indarto Indarto
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1605.6 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v8i2.182

Abstract

Analisa variabilitas spasial digunakan untuk mempelajari variablitas hujan yang diterima pada luasan tertentu. Analisis tersebut juga dapat digunakan untuk menentukan kalender tanam, mitigasi banjir, kekeringan, dan potensi bencana hidro-meteorologi terkait. Penelitian ini bertujuan menganalisis variabilitas spasial hujan bulanan dan tahunan di wilayah Kabupaten Jombang, Kediri, dan Nganjuk. Data diperoleh dari 137 stasiun hujan dengan panjang rekaman data dari tahun 1990 sampai dengan 2016. Tahap penelitian mencakup: (1) pengolahan data, (2) Exploratory Spatial Data Analysis (ESDA) menggunakan tool histogram, Voronoi-map dan Normal QQ-plot, (3) interpolasi, dan 4) analisis regresi-korelasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa data hujan yang digunakan tidak terdistribusi normal. Nilai standar deviasi 126,9 mm untuk hujan bulanan dan 629,1 mm untuk hujan tahunan. Peta tematik menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah penelitian menerima hujan bulanan maksimum 621 – 760 mm/bulan, dan mengalami hujan tahunan maksimum 2.178 – 3.202 mm/tahun. Analisis korelasi regresi menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara ketinggian tempat dengan besarnya hujan yang diterima.
Proses Pengeringan Benih Semangka Non-Biji Dengan Memanfaatkan Panas Tray Dryer Siswoyo Soekarno; Indarto Indarto; Amal Bahariawan; Agus Dharmawan; Achmad Ivo Joan Pamungkas; Nova Sulung Arjasari
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v12i1.580

Abstract

The study aimed to design and assess the heat flow capability of a tray dryer to support the process of supplying seedless watermelon seeds. Researchers collaborated with farmers in Seputih Mayang Village, Jember, who partnered with seeds producer of PT East West Seed Indonesia. Drying with a tray dryer that is composed of a frame, plywood walls, heating source, air exhaust cavity, shelves, thermostat, blower, and digital temperature measuring device; heat circulation moves in a zigzag manner. Determination of heat in drying by measuring temperature changes on each shelf. Shelf 1 (bottom) received the most significant heat than the upper shelves. To reduce the moisture content by 12%, the drying machine consumes 2.272 kWh of energy or equivalent to 8179.5 kJ, while the heat released during drying is 1603.800 kJ. Thus, the efficiency of the drying machine is 19.59%.