Aulya Adhli
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hikmah Kisah Nabi Nuh A.S Dalam Al-Qur'an Aulya Adhli
Al-Kauniyah Vol. 1 No. 1 (2020): Al-Kauniyah
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.154 KB) | DOI: 10.56874/alkauniyah.v1i1.368

Abstract

Kisah-kisah dalam al-Qur’an salah satu dari cara Allah menyampaikan pesanmoral yang penuh hikmah baik atau sebaiknya untuk umat manusia,sekaligus ‘ibrah dan teladan yang relevan di setiap zaman. kisah Nabi Nuhas. Yang ada dalam al-Qur’an, cara Allah untuk menepis dan menghilangkankeraguan untuk kita manusia tentang kisah ini, sebagian keraguannyadisebabkan karena kisah ini juga diceritakan dalam Taurat, Injil, dan padabuku-buku legenda dengan berbagai versi yang tidak terjaminkeakuratannya. Pada kisah ini banyak hal-hal yang menarik untuk diteliti diantaranya: Nabi Nuh as. merupakan Nabi yang paling lama menghadapigangguan kaumnya, kaum Nabi Nuh as. ditimpa banjir yang besar, Nabi Nuhas. berlayar di atas bahtera bersama kaum yang taat di tengah banjir.
Hikmah dari Pelarangan Khamr Secara Bertahap dalam al-Qur'an Aulya Adhli
Al-Kauniyah Vol. 4 No. 2 (2023): Al-Kauniyah
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/alkauniyah.v4i2.1619

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari temuan penulis terhadap tahapan pelarangan Khamr dalam al-Qur’an, pelarangan Khamr dalam al-Qur’an tidak secara langsung tetapi melalui beberapa tahapan. Khamr merupakan minuman yang diharamkan dalam islam karena dinilai dapat merusak kesehatan manusia. Minuman Khamr ini merupakan adat kebiasaan masyarakat arab yang sudah melekat begitu kental sejak ratusan tahun lamanya, Kemudian Khamr ini bisa membuat ketergantungan bagi pemakainya, tentunya hal itu merupakan sesuatu yang sulit untuk di robah, tetapi al-Qur’an mempunyai strategi sehingga berhasil mengharamkan Khamr dengan baik, strategi ini membuat umat pada saat itu tidak shock dan siap dalam menerima hukum baru yang terkandung dalam sebuah ayat. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan hikmah dari pelarangan Khamr secara bertahap dalam al-qur'an. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang teknik pengumpulan data di ambil dari sumber-sumber terpercaya seperti kitab, jurnal, makalah, dan artikel lainnya yang berkaitan dengan pembahasan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi al-Qur’an berhasil mengharamkan Khamr dengan baik meskipun Khamr mempunyai candu dan merupakan adat kebiasaan yang sudah melekat ketika itu, dengan berhasilnya al-Qur’an mengharamkan Khamr maka banyak mudorat yang dapat dihindari, Dapat mengambil pelajaran dari strategi pelarangan Khamr tersebut untuk diaplikasikan ditengah-ditengah masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa strategi al-Qur’an berhasil mengharamkan Khamr dengan baik meskipun Khamr mempunyai candu dan merupakan adat kebiasaan yang sudah melekat ketika itu, dengan berhasilnya al-Qur’an mengharamkan Khamr maka banyak mudorat yang dapat dihindari, Dapat mengambil pelajaran dari strategi pelarangan Khamr tersebut untuk diaplikasikan ditengah-ditengah masyarakat
Hikmah dari Pelarangan Khamr Secara Bertahap dalam al-Qur'an Aulya Adhli
Al-Kauniyah : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 4 No. 2 (2023): Al-Kauniyah
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/alkauniyah.v4i2.1619

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari temuan penulis terhadap tahapan pelarangan Khamr dalam al-Qur’an, pelarangan Khamr dalam al-Qur’an tidak secara langsung tetapi melalui beberapa tahapan. Khamr merupakan minuman yang diharamkan dalam islam karena dinilai dapat merusak kesehatan manusia. Minuman Khamr ini merupakan adat kebiasaan masyarakat arab yang sudah melekat begitu kental sejak ratusan tahun lamanya, Kemudian Khamr ini bisa membuat ketergantungan bagi pemakainya, tentunya hal itu merupakan sesuatu yang sulit untuk di robah, tetapi al-Qur’an mempunyai strategi sehingga berhasil mengharamkan Khamr dengan baik, strategi ini membuat umat pada saat itu tidak shock dan siap dalam menerima hukum baru yang terkandung dalam sebuah ayat. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan hikmah dari pelarangan Khamr secara bertahap dalam al-qur'an. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang teknik pengumpulan data di ambil dari sumber-sumber terpercaya seperti kitab, jurnal, makalah, dan artikel lainnya yang berkaitan dengan pembahasan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi al-Qur’an berhasil mengharamkan Khamr dengan baik meskipun Khamr mempunyai candu dan merupakan adat kebiasaan yang sudah melekat ketika itu, dengan berhasilnya al-Qur’an mengharamkan Khamr maka banyak mudorat yang dapat dihindari, Dapat mengambil pelajaran dari strategi pelarangan Khamr tersebut untuk diaplikasikan ditengah-ditengah masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa strategi al-Qur’an berhasil mengharamkan Khamr dengan baik meskipun Khamr mempunyai candu dan merupakan adat kebiasaan yang sudah melekat ketika itu, dengan berhasilnya al-Qur’an mengharamkan Khamr maka banyak mudorat yang dapat dihindari, Dapat mengambil pelajaran dari strategi pelarangan Khamr tersebut untuk diaplikasikan ditengah-ditengah masyarakat