Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Corak Adābi Ijtimā’ī Dalam Tafsir Al-Azhar Karya Hamka Syaripah Aini
Al-Kauniyah Vol. 1 No. 1 (2020): Al-Kauniyah
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.264 KB) | DOI: 10.56874/alkauniyah.v1i1.372

Abstract

Corak Tafsir Adābī Ijtimā’ī adalah satu dari sekian corak tafsir yangmenjelaskan ayat -ayat al-Qur'an berdasarkan ketelitian ungkapan-ungkapanal-Qur'an. Kemudian yang disusun dengan gaya bahasa indah, denganmenekankan tujuan pokok diturunkan al-Qur'an lalu mengaplikasikannyadalam tatanan sosial, dan perkembangan masyarakat. Hamka dalam tafsirnyaal-Azhar disinyalir menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an melalui pendekatan coraktafsir adabi ijtima’i. Sinyal-sinyal tersebut dapat ditemukan diberbagaipenafsirannya, baik ayat-ayat Teologi, Hukum dan Kauniyah.
Manfaat Hujan Dalam Al-Qur'an Syaripah Aini
Al-Kauniyah Vol. 2 No. 2 (2021): Al-Kauniyah
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1546.36 KB) | DOI: 10.56874/alkauniyah.v2i2.710

Abstract

Penelitian ini membahas tentang manfaat air dalam Alquran. pandangan Alquran tentang fenomena alam, dalam hal ini hujan, yang dikemas dalam kajian tematik perlu diadakan dan dikembangkan. Setelah melakukan penelitian tentang kejadian alam berupa manfaat hujan dalam kajian tematik, dengan menggunakan metode deskriptif-analitis. Penelitian ini menyimpulkan sebagai berikut: (1) Hujan dalam Alquran diungkapkan dalam empat term yaitu maṭar, ghayth, anzala māa dan wadqu. Hujan air menurut Alquran adalah air yang turun merupakan rahmat, yaitu akan menghidupkan tanah yang sudah mati dan menghidupi tanaman-tanaman.(2) Proses turunnya hujan menurut Alquran sama dengan proses hujan hujan dalam ilmu pengetahuan. Hujan adalah hasil dari proses siklus air yaitu, berawal air laut, danau, dan sungai menguap akibat dipanaskan oleh sinar matahari lalu setelah sampai di atas terjadilah proses kondensasi sehingga menjadi butir-butir uap air di awan. Untuk itu manfaat hujan menurut Alquran relevan dengan pelestarian lingkungan.
The Concept of Education and Learning in the Qur’an Based on Surah Al-‘Alaq : an Islamic Perspective on Knowledge Development Amiruddin; Syaripah Aini
JMPI: Jurnal Manajemen, Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 3 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Pondok Pesantren As-salafiyah Asy-syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/jmpi.v3i1.236

Abstract

Education holds a fundamental position in Islam, as emphasized in the first revelation to Prophet Muhammad (PBUH), Surah Al-‘Alaq. This study aims to analyze the educational concepts presented in Surah Al-‘Alaq and their relevance to modern education. Using a library research method with a descriptive-analytical approach, the study interprets various primary sources, including Tafsir Ibn Kathir, Tafsir Al-Maraghi, and Tafsir Al-Misbah. The findings reveal that Surah Al-‘Alaq outlines key educational principles, such as the importance of reading and writing, lifelong learning, and ethical-spiritual foundations in education. The surah underscores the role of knowledge in human development and civilization, highlighting its transformative power. Moreover, the study finds that these principles remain highly relevant to contemporary education, particularly in strengthening literacy culture, integrating character education, and utilizing technology for learning. The study concludes that Surah Al-‘Alaq not only underscores the significance of knowledge but also provides guidance for a sustainable education system rooted in Islamic values. To ensure the holistic development of individuals and their contributions to society, Islamic education should reinforce the principles found in Surah Al-‘Alaq, fostering knowledgeable, ethical, and responsible learners.
Konsep Keadilan Sosial Dalam Al-Qur’an Implikasi Bagi Peradaban Islam Syaripah Aini; Amiruddin Amiruddin
IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam Vol 2 No 01 (2026): Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam
Publisher : Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadilan sosial merupakan salah satu prinsip fundamental dalam ajaran Islam yang memiliki posisi sentral dalam pembentukan tatanan masyarakat dan peradaban. Al-Qur’an menempatkan keadilan sebagai nilai normatif dan operasional yang harus ditegakkan dalam seluruh aspek kehidupan, baik personal, sosial, ekonomi, maupun politik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep keadilan sosial dalam Al-Qur’an serta implikasinya bagi pembangunan peradaban Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui kajian terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keadilan sosial dalam Al-Qur’an dibangun atas prinsip tauhid, kesetaraan manusia, tanggung jawab sosial, dan perlindungan terhadap kelompok rentan. Implementasi keadilan sosial tercermin dalam sistem distribusi ekonomi, penegakan hukum tanpa diskriminasi, dan penguatan solidaritas sosial. Konsep ini menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban Islam yang berorientasi pada kemaslahatan, keseimbangan, dan martabat manusia.