Kondisi ekonomi merupakan segala aktivitas anggota keluarga yang bernilai dalam memenuhi kebutuhan pokok untuk kehidupan sehari-hari. Kondisi ekonomi dalam masyarakat pada umumnya dijadikan sebagai patokan atau acuan dalam pemberian status pada setiap anggota masyarakat. Setiap masyarakat memiliki pendapatan yang berbeda-beda tergantung potensi daerah tersebut. Konsumsi rumah tangga di kampong banyusuci yang semakin meningkat dikarenakan adanya perguruan tinggi Institut Ummul Quro Al-Islami dan Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami, yang mana salah satu perkembangan perekonomian masyarakat dikampung banyusuci ini semakin meningkat dengan adanya pendatang baru dari luar wilayah bogor yang memasuki kawasan kampung banyusuci yang sangat cepat. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh masyarakat di kampung banyusuci Bogor, yang berjumlah 3.263 menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2020. Dan sampel yang diambil berjumlah 97 Kartu Keluarga (KK) instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner yang memiliki 5 alternatif jawaban, observasi (pengamatan mendalam terhadap penduduk) dan dokumentasi berupa foto kegiatan pengambilan data. Untuk pengelolaan data akan menggunakan beberapa pengujian diantaranya uji validitas, uji reliabilitas menggunakan rumus Alpa Cronbach, uji normalitas, dan uji homogenitas. Uji regresi linier sederhana. Dan mencari nilai koefisiensi determinasi. Berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana terdapat pengaruh pendapatan terhadap konsumsi rumah tangga dapat dilihat nilai yang signifikansi 0,00 < 0,05 dan nilai t hitung 3.067 > nilai t table 1,661, dan nilai koefisiensi determinasi menunjukan nilai 0,090 hal ini mengandung arti bahwa terdapat pengaruh antara variabel pendapatan (X) terhadap variabel konsumsi (Y) dengan hasil penelitian 9%.