Ali Maulida
Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hidayah Bogor

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA GURU AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL-QUR’AN JUZ 28, 29, DAN 30 BAGI SISWA KELAS V SDIT QATRUNNADA CIOMAS BOGOR Haji Aziz S. Koli; M Sarbini; Ali Maulida
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol 1, No 02 (2021): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.218 KB)

Abstract

Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Peratam, kondisi hafalan Al-Qur’an bagi siswa kelas V di SDIT Qatrunnada Ciomas Bogor telah berjalan dengan baik. Kedua, upaya guru Al-Qur’an dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an, diantaranya dengan metode talaqqi guru membaca dan siswa mengikutinya agar bacaan murid sesuai dengan hukum bacaan Al-Qur’an dan untuk memperbaiki bacaan siswa. Ketiga, adapun faktor yang mendukung bagi siswa dalam menghafal Al-Qur’an diantaranya adalah akhlak yang baik sehingga para siswa terpacu dalam menghafal Al-Qur’an, lingkungan yang nyaman dan sejuk, bersungguh-sungguh dalam menghafal, punya harapan yang tinggi, khususnya dalam menghafal Al-Qur’an. Keempat, faktor yang menghambat, yaitu sering berganti-gantinya mushaf Al-Qur’an yang digunakan dalam menghafal, terlalu banyak penggunaan media elektronik sampai melampaui batas, serta terlalu banyaknya bergurau sesama teman. Kelima, solusi yang diambil oleh guru Al-Qur’an Sadalah menanamkan akhlak baik agar dimiliki para siswa sehingga terpacu dalam menghafal Al-Qur’an
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI PADA PENANGANAN MASALAH KEDISIPLINAN SALAT BERJAMAAH SISWA KELAS XI TAHUN AJARAN 2020-2021 DI SMA IT AL-MADINAH KECAMATAN CIBINONG KABUPATEN BOGOR Qorik Maghfirah; Moch Yasyakur; Ali Maulida
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol 1, No 02 (2021): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.371 KB)

Abstract

Guru merupakan aktor penting dalam penanganan kedisiplinan salat berjamaah peserta didik di sekolah, penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui sejauh mana penaganan guru pendidikan agama Islam pada penanganan kedisiplinan salat berjamaah peserta didiknya. Penelitian ini dilaksanakan disekolah SMA Islam Terpadu Al-Madinah Karadenan Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor dengan menggunakan metode kualitatif lapangan non statistik. Adapun hasil penelitian ini yaitu (1) Kondisi kedisiplinan salat berjamaah peserta didik kelas XI SMA IT Al-Madinah sudah sangat kondusif  dan tertib (2) Strategi yang dilakukan yaitu bekerjasama dengan guru-guru piket dan membentuk kelompok guru iman dan taqwa (IMTAQ) untuk mengawasi dan membimbing peserta didik (3) Faktor pendukung yaitu lokasi masjid yang berdekatan, banyaknya kegiatan ekstrakurikuler berkaitan dengan ibadah yang diselenggarakan oleh pihak sekolah, seperti kajian umum, praktek haji dan lain-lain (4) Faktor penghambat yaitu sekolah Islam Terpadu berbasis umum, kurangnya kesadaran dalam ibadah dan kondisi lingkungan di rumah (5) Solusinya yaitu memberikan hukuman yang mendidik berupa menulis follow the line dan menerapkan program home visi
KOMPETENSI GURU ABAD KE-21 DAN STRATEGI PEMBELAJARAN MODERN: KAJIAN TEORETIS DAN PRAKTIS Ali Maulida; Samsuddin; Novi Ayu Wulandari; Indri Machtifaliandri
Al Arsy: Journal of Education, Management and Islamic Thought Vol. 1 No. 1 (2025): Desember
Publisher : PT. Sulthan Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of information and communication technology (ICT) has significantly transformed the educational landscape, requiring teachers to master 21st-century competencies, including critical thinking, creativity, collaboration, and communication (4C). This study aims to examine the relationship between 21st-century teacher competencies and the implementation of modern learning strategies in digital-based education, as well as to identify challenges faced by teachers in Indonesian schools. The research adopts a literature review method by analyzing relevant national and international scholarly articles, books, and research reports related to teacher competencies, innovative learning models, and educational technology integration. The findings indicate a paradigm shift from teacher-centered instruction to student-centered learning approaches, such as Project-Based Learning and Problem-Based Learning, which emphasize active participation and higher-order thinking skills. However, the implementation of these strategies is constrained by limited teacher digital competence, insufficient professional training, and unequal ICT infrastructure across schools. The study concludes that strengthening teachers’ digital pedagogy through continuous professional development and supportive educational policies is essential to fostering effective, collaborative, and technology-enhanced learning environments in the 21st century.