Iza Amalya Putri Aminudin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERJUANGAN PEREMPUAN DALAM KUMPULAN PUISI JANGAN MATI SEBELUM BERGUNA KARYA FITRI NGANTHI WANI Iza Amalya Putri Aminudin
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.571 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2021.2.2.4584

Abstract

Rumusan masalah yang terdapat pada skripsi ini adalah (1) Bagaimanakah pembacaan heuristik dalam puisi-puisi karya Fitri Nganthi Wani dalam antologi puisi Jangan Mati Sebelum Berguna berdasarkan teori semiotika Riffaterre? (2) Bagaimanakah pembacaan hermeneutik untuk mengungkap makna perjuangan perempuan dalam antologi puisi Jangan Mati Sebelum Berguna berdasarkan teori semiotika Riffaterre?. Tujuan penelitian ini adalah memaknai puisi-puisi tersebut menggunakan semiotika Riffaterre untuk mengungkap perjuangan perempuan di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik penelitian ini ada tiga yaitu (1) Menganalisis pemaknaan puisi bertema perempuan dalam antalogi Jangan Mati Sebelum Berguna (2) Menganalisis puisi bertema perempuan dalam antologi Jangan Mati Sebelum Berguna dengan pendekatan semiotika Rifatterre. (3) Menyimpulkan hasil analisis. Penelitian ini menggunakan tahap pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian dalam penelitian ini dengan pembacaan heuristik atau pembacaan semiotik pertama, yaitu ditemukan makna pernikahan, mimpi perempuan, perempuan dalam kehidupan, dan kesetaraan. Pembacaan tingkat kedua, yaitu pembacaan hermeneutik ditemukan perjuangan perempuan untuk menjadi diri sendiri, melawan budaya patriarki dalam pernikahan, stigma virginitas dan perawan tua, the second other, memerdekakan diri, anggapan mothering, standar dan mitos kecantikan, serta kesetaraan dengan laki-laki.