shidik burhani
Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare Shidik Burhani; Syamsul Marlin Amir; Andi Ana Humaerah
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2023): Juni: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i1.106

Abstract

Kinerja pelayanan pelabuhan adalah indikator untuk menilai hasil kerja suatu pelabuhan pada periode tertentu dan menggambarkan tingkat pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa yang meliputi pelayanan kapal dan pelayanan barang. Kinerja pelayanan dimulai pada saat kapal akan bersandar, kapal melakukan bongkar muat dan kapal lepas sandar dari pelabuhan. Kunjungan kapal di Pelabuhan Parepare terus meningkat dengan rata-rata peningkatan dalam 5 tahun terakhir sebesar 9,9%. Peningkatan kunjungan kapal ini harus diikuti dengan peningkatan pelayanan. Salah satu indikator pelayanan kapal adalah pemanduan kapal (approach time), dimana semakin lama waktu pemanduan kapal di pelabuhan maka semakin rendah tingkat pelayanan di suatu pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pelayanan pemanduan kapal (approach time) terhadap standar pelayanan di Pelabuhan Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Data primer berupa proses dan lama pelayanan pemanduan kapal di lapangan. Data sekunder berupa data pelayanan pemanduan kapal pada periode tertentu; dan standar waktu pelayanan pemanduan kapal. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode peta kendali. Tahapan analisis dimulai dengan penentuan jumlah sampel, menentukan garis pusat/tengah (center line, CL), menentukan batas kendali bawah (lower control limit, LCL), menentukan batas kendali atas (upper control limit, UCL), dan mengevaluasi waktu pelayanan pemanduan kapal terhadap standar waktu pelayanan pemanduan. Hasil penelitian diperoleh beberapa kegiatan pemanduan kapal di Pelabuhan Parepare berada di bawah standar waktu yang ditetapkan Direktur Jendral Perhubungan Laut tentang Standar Pelayanan Operasional Pelabuhan untuk Pelabuhan Parepare sebesar 2 jam atau 120 menit. Rata-rata waktu pelayanan pemanduan (approach time) kapal di Pelabuhan Parepare membutuhkan waktu selama 120 menit (in & out). Waktu pemanduan kapal dibawah standar yakni Kapal Tanker 131 menit dan Kapal General Cargo 123 menit, sedangkan Kapal Kontainer dan Kapal Penumpang masing-masing 120 menit dan 105 menit masih diatas standar waktu pelayanan operasional pelabuhan.
Perancangan Sistem Informasi Pemeliharaan Fasilitas Pelabuhan Perikanan dengan Pendekatan Preventif Maintenance Shidik Burhani; Syamsul Marlin Amir; Ismail Gaffar
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v5i4.2472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi pemeliharaan fasilitas pelabuhan berbasis web dengan pendekatan pemeliharaan preventif. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemeliharaan fasilitas pelabuhan dengan menyediakan solusi komprehensif untuk inspeksi, penjadwalan, pelaporan, dan pelacakan kegiatan pemeliharaan. Pendekatan metodologi Waterfall diterapkan dalam pengembangan sistem, memastikan setiap tahap dari analisis kebutuhan hingga pemeliharaan berjalan secara sistematis. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya strategi pemeliharaan preventif dalam mengurangi biaya perbaikan jangka panjang serta memperpanjang umur fasilitas pelabuhan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan mampu memfasilitasi pengelolaan data yang lebih efisien, memperbaiki aliran informasi, dan mempermudah pengambilan keputusan berbasis data. Dengan demikian, integrasi teknologi dalam manajemen pemeliharaan terbukti penting untuk meningkatkan kinerja dan daya tahan fasilitas pelabuhan.