Ediantes Ediantes
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kwamentara: Kwartet Ornamen Nusantara Sebagai Media Apresiasi Iwan Pranoto; Ediantes Ediantes
Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 15 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jpips.v15i1.9493

Abstract

Values education through art education is an activity that specifically aims to instill certain values, such as religious values, moral values, and aesthetic values in the form of learning to appreciate and create art. In its application in formal schools, planting local cultural values can be done explicitly by providing interesting and fun media for art appreciation for students. One of them is kwementara, a quartet card containing ornaments in the archipelago, students are expected to appreciate ornamental objects in which there are noble cultural values of the nation. The method used in this research is research and development (R&D) which is a research method used to produce certain products and test the effectiveness of products by going through the stages of product development. In this section the use of cards as media can provide interesting information in the process of developing creativity, so that the learning process will be in demand and liked by students both formally and non-formally, in making this learning media attention and ability are needed in creating new motifs in a visual element, so that every composition and layout when carrying out the design process needs to be considered, so that the feasibility of this learning media work must pass several trials and validations so that it can be used. In its application, the kamentara card is used in formal, non-formal and informal learning activities, so that in daily activities students can use it as a medium for playing and learning in appreciating the ornaments of the archipelago.
Peningkatan Kreatifitas Siswa Melalui Belajar Teknik Ikat Celup di SDIT Ma’arif Padangpanjang Desi Trisnawati; Ferawati Ferawati; Ediantes Ediantes; Riswel Zam
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i3.1355

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berlatar belakang pada penguasaan keterampilan siswa terhadap teknik ikat celup (Tie-dye). Kurangnya variasi teknik keterampilan dalam praktik kriya yang diajarkan di sekolah dasar khususnya di SDIT Ma’arif Padangpanjang, berdampak pada keterbatasan eksplorasi kreatif visual siswa. Kegiatan ini memperkenalkan dan melatih siswa dalam menguasai teknik ikat celup yang bertujuan meningkatkan kreatifitas agar mampu menciptakan hasil karya ikat celup. Melalui pelatihan ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan minat keterampilan artistik siswa dalam keterampilan tangan. Metode pelaksanaan pelatihan keterampilan ini meliputi tiga tahap yaitu, 1) pemberian materi dasar tentang ikat celup, 2) demonstrasi dan praktik pembuatan karya, dan 3) evaluasi hasil proses dan karya yang dihasilkan serta umpan balik yang konstruktif. Peserta pelatihan yang terdiri dari siswa siswi SDIT Ma’arif Padangpanjang menunjukkan minat dan antusias yang tinggi dalam menyerap pengetahuan. Hasil praktik menghasilkan karya berupa taplak meja dan dapat digunakan sebagai taplak meja guru di setiap kelas. Karya-karya yang dihasilkan melihatkan kemampuan kreatif siswa mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh sebagai pengalaman baru dan menyenangkan bagi mereka. Melalui proses yang dilakukan direkomendasikan agar kegiatan ini dapat  diadopsi sebagai kegiatan penunjang pembelajaran seni di sekolah mengingat bahan dan teknik pembuatan yang digunakan cukup sederhana.