Jenifer Fransiska Ndraha
Prodi Bimbingan dan Konseling, Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN GAYA HIDUP REMAJA YANG SENANG MENGUNJUNGI KAFE DAN PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI Jenifer Fransiska Ndraha; Renatha Ernawati; Eustalia Wigunawati
Jurnal Selaras: Kajian Bimbingan dan Konseling serta Psikologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2021): November
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UKI, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.008 KB) | DOI: 10.51212/sel.v4i2.66

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif untuk mengetahui gambaran gaya hidup remaja yang senang mengunjungi kafe dan gambaran pembentukan identitas diri remaja tersebut. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik insidental dan sampel penelitian ini adalah remaja dengan rentang usia 13 – 22 tahun yang senang mengunjungi kafe sebelum adanya pandemi Covid-19 baik untuk makan dan minum, bertemu teman, mengerjakan tugas, memanfaatkaan fasilitas wifi atau untuk berfoto, dan berdomisili di Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan skala gaya hidup mengunjungi kafe dan skala pembentukan identitas diri yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan data sampel penelitian, diperoleh responden sebanyak 154 responden dengan jumlah 36 responden laki-laki dan 118 responden perempuan. Teknik analisa dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Untuk membuat kategori pada data interval menggunakan persentil 25 dan persentil 75, dan untuk membuat kategori untuk data nominal menggunakan rata-rata. Hasil penelitian ini menggambarkan kebenaran adanya fenomena gaya hidup mengunjungi kafe dikalangan remaja berdasarkan data yang diperoleh didominasi oleh remaja dengan gaya hidup pada kategori sedang dengan jumlah 146 responden pada data hipotetik dan 82 orang secara empiris dan diperkuat dengan adanya gaya hidup remaja pada kategori tinggi sebanyak 34 orang responden. Hasil penlitian ini juga menggambarkan status identitas diri remaja tersebut sebagian besar responden menunjukan sudah berada pada status achievement dengan jumlah 151 orang responden. Data penelitian yang menunjukkan remaja didominasi oleh status identity achievement tersebut menggambarkan bahwa remaja-remaja tersebut sudah dapat menemukan identitas diri dan hal ini juga berarti tidak semua remaja masih dalam fase pencarian identitas.