Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Competence and Morals of an Educator in the Study of Tarbawi Hadith Supihatul Mahpudoh; Reffin Laily Nur Widyani
SALIHA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2025): SALIHA : Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/saliha.v8i1.1661

Abstract

Educators have a central role in shaping the character and competence of students, so that ideal competency and moral standards are needed in accordance with Islamic values. The tarbawi hadith provides a normative foundation for educators in carrying out their duties professionally and morally. This research aims to examine the competencies and morals that must be possessed by an educator based on the perspective of tarbawi hadith. This study uses a qualitative approach with a literature study method, where data is collected through the analysis of various literature, including relevant books and journals. The results of the study show that an educator must have competencies that include noble morals, compassion, breadth of knowledge, and flexibility in conveying knowledge. In addition, traits such as zuhud, clean soul, sincerity, forgiveness, glory, authority, love for students, understanding of student competence, and consistency in educating are important aspects in shaping the character of an ideal educator. The implications of this study show that educators not only play the role of conveyors of knowledge, but also as moral role models who are able to have a positive influence on students in their academic and social lives
Tingkat Pengetahuan Tentang Stunting Dan Anemia Pada Remaja Karang Taruna Dusun Bungsing Guwosari Tahun 2022 Nurul Ima Alfiah; Alviyatun Nur Swarinda; Feni Oktavia Utami; Rahma Sakti Oktavia; Rahmatuti -; Ratih Nugraeni; Sulistiawaty Ade; Amilia Pertiwi; Fariz Abdillah Haq; Ika Tresna Febriyana; Zidan Nazibi; Khanifudin -; Supihatul Mahpudoh; Prihatini Rahayu; Dimas Wibisono
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2022.1(2).60-67

Abstract

Stunting adalah salah satu indikator malnutrisi kronik yang ditandai dengan tubuh lebih pendek dari anak seusianya karena kondisi gagal pertumbuhan pada 1000 hari pertama kehidupan. Di Indonesia, sekitar 23% stunting (bertubuh pendek) karena kekurangan gizi dan anemia pada ibu hamil. Kondisi kesehatan dan gizi ibu selama kehamilan sangat berpengaruh terhadap perkembangan janin. Calon ibu yang mengalami anemia selama kehamilan dapat melahirkan bayi BBLR. Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia. Pencegahan stunting dapat dilakukan pada siklus daur hidup di tahap remaja. Pengetahuan gizi remaja khususnya remaja putri mengenai stunting dan anemia sangat penting untuk mencegah terjadinya kelahiran stunting. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling Jenuh. Hasil analisis data diketahui bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori tinggi sebanyak jumlah 25 responden (58.1%), dan tingkat pengetahuan dalam kategori rendah dengan jumlah 18 orang (41.9%). Kesimpulan penelitian ini Secara keseluruhan tingkat pengetahuan tentang stunting dan anemia pada remaja Karang taruna Dusun Bungsing Guwosari dapat dikategorikan baik, sebanyak 25 responden (58.1%) tingkat pengetahuan tinggi.