Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Media Maket Terhadap Keaktifan Belajar Sejarah Materi Masa Kehidupan Pra-Aksara Siswa Ridatul Khairah
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 1 No. 4 (2020): November
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.291 KB) | DOI: 10.37251/jske.v1i4.369

Abstract

Tujuan penelitian: penelitian ini memiliki tujuan yaitu: untuk mendekripsikan respon siswa terhadap media maket dan keaktifan belajar sejarah materi masa kehidupan pra-aksara siswa kelas X Ma Negeri 1 Sarolangun serta mengetahui pengaruh pengunaan media maket terhadap keaktifan belajar sejarah materi masa kehidupan pra-aksara siswa kelas X Ma Negeri 1 Sarolangun. Metodologi: penelitian ini memiliki tujuan yaitu: untuk mendekripsikan respon siswa terhadap media maket dan keaktifan belajar sejarah materi masa kehidupan pra-aksara siswa kelas X Ma Negeri 1 Sarolangun serta mengetahui pengaruh pengunaan media maket terhadap keaktifan belajar sejarah materi masa kehidupan pra-aksara siswa kelas X Ma Negeri 1 Sarolangun. Temuan utama: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Numbered Head Together (NHT) pada mata pelajaran sejarah di kelas X IPS 2 adalah 85 lebih tinggi dibandingkan rata-rata nilai skor pengamatan akhir kelas XI IPS SMAN 11 Muaro Jambi. Hal ini ditunjukkan dengan diperoleh hasil koefisien berdasarkan Thitung = 3,307. Dengan demikian nilai Thitung ≥ Ttabel (3,307 > 1.694). Diketahui model Numbered Head Together (NHT) berpengaruh positif yang signifikan terhadap konsentrasi dan hasil belajar siswa yang mana model Numbered Head Together dapat meningkatkan konsentrasi dan hasil belajar siswa kelas X IPS di SMA Negeri 11 Muaro Jambi Keterbaruan/Keaslian penelitian: keterbaruan dari penelitian ini yaitu terdapat pada fokus penelitian dan sampel penelitian ini. Fokus dalam penelitian ini terkuhus pada pokok bahasan kehidupan masa pra-aksara di MA Negeri 1 Sarolangun