Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRADISI PEMBELAJARAN BACA KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN Siswanto
Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 11 No. 1 (2018): Ummul Qura : Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.387 KB) | DOI: 10.55352/uq.v11i1.428

Abstract

Tulisan ini menyajikan hasil penelitian tentang tradisi baca kitab kuning di Pondok Pesantren. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang berupa pembacaan dan penafsiran atas beberapa model pembelajaran kitab kuning di pesantren dengan observasi terhadap komunitas pembaca teks. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa di Pondok Pesantren mempunyai tradisi pembelajaran baca kitab „kuning‟ masih berlangsung sampai saat ini, pendalaman dan model pembelajaran kitab „kuning‟ menjadi ciri khas utama dalam mengembangkan literasi dan referensi keilmuan didunia pesantren. Kitab klasik yang lebih dikenal dengan nama kitab kuning mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengembangkan ajaran agama Islam. Hal ini menunjukan bahwa kitab kuning penting untuk dipelajari. Ilmuwan Islam menuliskannya dalam sebuah kitab yang berwarna unik yaitu kekuning-kuningan yang dipelajari oleh Madrasah dan Pondok Pesantren. Kitab tersebut berisi ilmu- ilmu keIslaman, khususnya ilmu fikhi, yang ditulis atau dicetak dengan huruf Arab dalam bahasa Arab atau Melayu, Jawa, Sunda dan sebagainya.
NORMATIVITAS DAN HISTORISITAS DALAM KAJIAN KEISLAMAN Siswanto
Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 10 No. 2 (2017): Ummul Qura : Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.42 KB) | DOI: 10.55352/uq.v10i2.442

Abstract

Pengelompokkan Islam normatif dan Islam historis menurut Nasr Hamid Abu Zaid menjadi tiga wilayah yaitu: Pertama, wilayah teks asli Islam (the original text of Islam), yaitu al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad yang otentik. Kedua, pemikiran Islam merupakan ragam menafsirkan terhadap teks asli Islam (al- al-Qur’an dan Sunnah), Ketiga, praktek yang dilakukan kaum Muslim. Istilah dari Fazlur Rahman: Normative Islam dan Historical Islam.. Kata normatif berasal dari bahasa Inggris norm yang berarti norma ajaran, acuan, ketentuan tentang masalah yang baik dan buruk yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Pada aspek normativitas, studi Islam agaknya masih banyak terbebani oleh misi keagamaan yang bersifat memihak sehingga kadar muatan analisis, kritis, metodologis, historis, empiris terutama dalam menelaah teks-teks atau naskah keagamaan produk sejarah terdahulu kurang begitu ditonjolkan, kecuali dalam lingkungan peneliti tertentu yang masih sangat terbatas. Historisitas adalah kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau atau peristiwa penting yang benar-benar terjadi. Definisi tersebut terlihat menekankan kepada materi peristiwanya tanpa mengaitkan dengan aspek lainnya. Sedangkan dalam pengartian yang lebih komprehensif suatu peristiwa sejarah perlu juga di lihat siapa yang melakukan peristiwa tersebut, dimana, kapan, dan mengapa peristiwa tersebut terjadi.