Settings Nashiruddin Amin
Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Konsep Diri dan Penyesuaian Diri Terhadap Ketenangan Jiwa Santri Baru Eka Nur Fadlilah; Settings Nashiruddin Amin
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 1 No. 1 (2021): April : CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.558 KB) | DOI: 10.55352/bki.v1i1.91

Abstract

Santri baru menjadi pembahasan yang sangat menarik karena secara psikologis mereka sangat terbebani dengan berbagai masalah dalam penyerapan ilmu di dalam pondok pesantren karena kurangnya ketenangan jiwa, sehingga dalam diri santri baru sangat dipengaruhi oleh besar kecilnya konsep diri dan penyesuaian diri yang dimilikinya. Peran diri sendiri dalam ketenangan jiwa sangat besar demi terwujudnya keharmonisan yang sungguh-sungguh antara faktor jiwa , karena ketenangan jiwa yang baik akan menghasilkan santri baru yang tenang dalam melakukan segala aktifitas apapun meskipun dalam lingkungan yang baru. Berangkat dari deskripsi di atas dapat ditentukan rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu : Bagaimana Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Penyesuaian Diri Terhadap Ketenangan Jiwa Santri Baru Di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Tahun 2020. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Regresi Linier Berganda. Yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Penyesuaian Diri Di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Tahun 2020. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah memberikan angket (kuesioner) pada responden yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa hasil perhitungan regresi linier berganda menunjukkan Variabel konsep diri (X1) secara parsial, menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan terhadap variabel ketenangan jiwa (Y), Variabel penyesuaian diri (X2) secara parsial, menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan terhadap variabel ketenangan jiwa (Y), Kedua variabel independen yaitu konsep diri (X1) dan penyesuaian diri (X2) secara bersama-sama (simultan) berhubungan signifikan terhadap dependen yaitu ketenangan jiwa (Y).