Didik Kurniawan
Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE IMPACT OF BJORKA HACKER ON THE PSYCHOLOGY OF THE INDONESIAN SOCIETY AND GOVERNMENT IN A PSYCHOLOGICAL PERSPECTIVE Didik Kurniawan; Ahmad Maujuhan Syah
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v2i2.167

Abstract

Kemunculan hacker bjorka menjadi sorotan publik belakangan ini. Hacker yang baru bergabung di Breached Forum pada 9 agustus 2022 ini sudah mendapatkan predikat God atau Dewa karena keahliannya. Identitas Bjorka ini pun penuh dengan kotroversi, yang jelas ia sangat intens dalam melakukan peretasan, menggangu, meledek, dan mengisengi Indonesia. Bjorka telah mengacak-acak berbagai data milik perusahaan, lembaga pemerintahan negara, data korespondensi presiden jokowi dengan BIN (Badan Intelejen Negara), serta men-doxing pejabat pemerintah. Dari sudut pandang psikologis salah satu pendekatan yang dapat dianalisis untuk memahami hacking yaitu teori pembelajaran sosial Albert Bandura dalam pendekatannya terhadap modeling dan imitasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur yaitu dengan melakukan kompilasi dari sumber artikel, buku, jurnal, atau materi lainya berkaitan dengan topik yang dibahas. Berdasarkan review kasus penyerangan yang berhasil dilakukan oleh bjorka telah mengakibatkan kegaduhan politik dan psikologis yang di alami masyarakat dan pemerintah Indonesia. Akibatnya, Krisis legitimasi terhadap pemerintah Indonesia juga menurun karena pemerintah dinilai sangat kurang dalam system pertahanan keamanan yang memadai. Bahkan Bjorka dalam pandangan netizen di anggap sebagai pelaku kriminal sekaligus dianggap sebagai pahlawan atas keberanianya membuka kebusukan pemerintah.
Analisis Eskalasi Panic Attack And Anxiety Disorder Terhadap Kesehatan Mental Remaja Didik Kurniawan; Nur Elvi Isnainy Mu'arifah; Ahmad Robhil Ma’shum
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Mei : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/kpi.v3i2.236

Abstract

Gangguan kesehatan mental menjadi isu yang tak pernah usai untuk dibahas, semakin lama eskalasi pertumbuhanya semakin memprihatinkan. lebih dari 19 juta penduduk usia >15 tahun mengalami gangguan mental emosional, serta 12 juta penduduk berusia > 15 tahun mengalami depresi. setiap hari ada 5 kasus bunuh diri yang terjadi di Indonesia, serta 47,7% usia 10-39 tahun korban bunuh diri merupakan usia anak remaja dan usia produktif Prevelensi gangguan kecemasan dan gejala panik tersebar luas dan menjadi populasi umum di masyarakat. Prevalensi Gangguan Panik berada pada kisaran 1-4% populasi, sedangkan Serangan Panik ditingkat 3-6%. Dibandingkan laki-laki, wanita 2-3 kali lipat lebih banyak menderita gangguan ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur yaitu dengan melakukan kompilasi dari buku, jurnal-jurnal ilmiah yang berkaitan dengan variabel yang akan dibahas. Kecemasan dan serangan panik menjadi momok yang siap menghampiri siapapun khususnya anak remaja, karena mereka masih cinderung labil dalam merespon segala perubahan yang terjadi. Dalam menanggulangi ataupun mencegah gangguan tersebut perlu adanya sinergitas antara sesama, support system yang baik, memelihara hubungan yang demokratis yang berbasis kepedulian, management stress, pola pikir yang sehat dan rasional.