Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komisaris independen, komite audit, kualitas audit, dan ukuran perusahaan terhadap praktik perataan laba. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) tahun 2011-2013 dengan jumlah 46 perusahaan. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, terpilih 16 perusahaan anggota JII dengan jumlah sampel yang diobservasi yaitu 40 laporan tahunan perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistic dengan alat analisis IBM SPSS Statistic 21. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap praktik perataan laba. Sedangkan kepemilikan manajerial, komisaris independen, komite audit, dan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap praktik perataan laba. Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan mengganti mekanisme kepemilika manajerial, komisaris independen, komite audit, dan kualitas audit.This research aims to determine the effect of institutional ownership, managerial ownership, independent commissioners, audit committees, audit quality and company size on the income smoothing. Population of this research are all companies that listed in Jakarta Islamic Index (JII) with total 46 companies. The method used is purposive sampling with 16 companies that listed in JII with 40 samples of annual report have observed. Analysis technique that used is logistic regression using IBM SPSS Statistic 21. The results show that institutional ownership and company size have negative significant effect on the income smoothing. While, the managerial ownership, independent commissioners, audit committees, audit quality are not significantly affect the income smoothing. Suggestion for next research is replace the mechanism of managerial ownership, independent commissioners, audit committees, audit quality with another mechanism.