Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimisme Perspektif Pendidikan Islam dan Implementasinya dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Bagi Mahasiswa Wahidin Wahidin
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.3636

Abstract

Optimisme berperan penting sebagai daya penggerak bagi individu untuk menjalani kehidupan. Konsep optimisme sangat lekat dengan ajaran Islam yang menuntut umatnya untuk senantiasa husnudzon, tidak mudah putus asa, dan tangguh. Upaya untuk mewujudkan karakter tersebut perlu ditanamkan melalui Pendidikan Islam. Penelitian ini termasuk kedalam metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengambilan data melalui wawancara. Wawancara terstruktur digunakan dalam penelitian ini dengan tahapan: (1) persiapan (penentukan topik, sumber data, dan peyusunan pedoman wawancara), (2) pelaksanaan, dan (3) pembuatan laporan hasil wawancara. Partisipan penelitian ini adalah tiga guru besar (Professor) di bidang Pendidikan Islam di tiga perguruan tinggi, yaitu UIN Salatiga, UIN Walisongo, dan UPI Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, optimisme dalam konsep Pendidikan Islam adalah khauf-raja’ dan tafaul. Khouf dan raja’ menjadi penciri Muslim untuk menjalani kehidupan di dunia ini dengan keyakinan kepada Allah yang dilandasi takut kepada Allah dan berharap hanya kepada Allah. Sementara tafaul merupakan kemampuan individu mengelola pikiran untuk senantiasa berpikir positif, berpikir rasional, dan berpikir obyektif dalam menjalani kehidupan. Landasan teologis menjadi pondasi pembentuk optimism dalam perspektif Pendidikan Islam dengan sumber utama dari Al Qur’an, Sunah dan tanzih. Implementasi optimism dalam perspektif Pendidikan Islam dalam layanan bimbingan dan konseling bagi mahasiswa dilakukan oleh dosen dan dosen pembimbing akademik
PERSEPSI GURU DALAM PENERAPAN KETERAMPILAN COMPUTATIONAL THINKING PESERTA DIDIK SMPTQ ANNIDA SALATIGA Maftukhah Maftukhah; Wahidin Wahidin
JURNAL KOULUTUS Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v7i1.1103

Abstract

Computational Thinking menjadi hal yang penting di abad 21 bagi pendidik maupun peserta didik. Diantaranya membantu seseorang untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, kreatif, komunikatif, meningkatkan pemikiran logis, dan kemampuan analitis di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif deskriptif dengan pengambilan data melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada seluruh guru yang mengajar di SMPTQ ANNIDA SALATIGA. Sedangkan dalam tahap observasi dilaksanakan ketika proses pembelajaran berlangsung. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru terhadap pelaksanaan pembelajaran berbasis Computational Thinking peserta didik SMPTQ Annida Salatiga. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa 4 orang guru yang sudah mengenal dan mempraktekkan pembelajaran Computational Thinking di kelas. Sebagian dari mereka mengetahui mengenai pembelajaran Computational Thingking berasal dari media sosial yang berkaitan dengan pembelajaran di abad 21, ada pula yang mengenal Computational Thinking dari guru yang lain yang kemudian diperdalam dengan menggali lebih dalam melalui internet dan jurnal-jurnal ilmiah. Sedangkan guru yang lainnya belum mengenal mengenai Computational Thinking, karena keterbatasan dalam hal menggunakan teknologi yang terus berkembang pesat. Hal ini tentu menjadi PR besar bagi sekolah karena kemampuan berpikir komputasi sangat mempengaruhi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan berpikir kritis.