Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN DALAM PEMBERIAN MP-ASI PADA BALITA DI DESA LINAWAN, KECAMATAN PINOLOSIAN, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Mindi Eka Astuti
Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS) Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS)
Publisher : LPPM Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47918/jhss.v1i1.1167

Abstract

Makanan Pendamping ASI (MP ASI) merupakan makanan yang mudah dikonsumsi dan dicerna oleh balita yang berusia 6 bulan—24 bulan. Pemberian MP ASI yang diberikan kepada balita harus memenuhi kebutuhan gizi balita yang sedang dalam masa pertumbuhan. Pemberian makanan tambahan dalam bentuk MP ASI dapat membantu untuk mengurangi serta mengatasi masalah gizi kurang dan buruk serta menunjang tumuh kembang bayi dan anak secara optimal. Bila pemberian ASI ini lambat dilakukan maka anak tidak akan mendapatkan makanan ekstra yang dibutuhkan bagi nutrisi bayi. Manfaat dari pemberian MP ASI yaitu membuat Bayi memiliki sumber nutrisi yang lebih lengkap dan membuat bayi tidak ketergantungan untuk mengonsumsi ASI berlebih. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk Memberikan informasi tentang MP ASI dan menumbuhkan kesadaran orangtua bayi di daerah binaan untuk mengetahui MP ASI yang baik. Media yang digunakan dalam penyululuhan yaitu berupa leaflet MP ASI, sedangkan metode yang digunakan adalah metode diskusi dan Tanya jawab
PENYULUHAN DAN SOSIALISASI DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT PADA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DESA MOLIBAGU, KECAMATAN BOLAANG UKI, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Mindi Eka Astuti
Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS) Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS)
Publisher : LPPM Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47918/jhss.v2i1.1178

Abstract

Resistensi bakteri terhadap antibiotik menimbulkan berbagai permasalahan dan merupakan ancaman global bagi kesehatan. Hal ini terjadi karena penggunaan antibiotik relatif tinggi yang berdampak pada morbiditas, mortalitas, serta dampak ekonomi dan sosial yang tinggi. Saat ini resistensi bakteri telah berkembang di lingkungan masyarakat, khususnya Streptococcus pneumoniae (SP), Staphylococcus aureus, dan Escherichia coli. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan dan juga kesadaran masyarakat molibagu. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental di masyarakat dengan rancangan one group pretest posttest menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah responden berpengetahuan kurang baik sebelum penyuluhan 53,3% menurun sesudah mengikuti penyuluhan, yakni 17,3%, jumlah responden berpengetahuan cukup baik meningkat dari 37,3% menjadi 42,7% dan peningkatan responden berpengetahuan baik menjadi 40% sesudah mengikuti penyuluhan yang sebelumnya 9,3%. Rata-rata skor sesudah penyuluhan 70,53 lebih tinggi dibandingkan dengan skor sebelum penyuluhan 55,53 sehingga H1 diterima dengan nilai signifikan 0,000 (p=0,000) yang berarti kurang dari 0,05. Penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik