Milka Tosangin
Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nilai Hospitalitas dalam Budaya Karapasan dan Implikasinya Terhadap Pencegahan Konflik Agama di Toraja Milka Tosangin
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v4i1.73

Abstract

Indonesia is famous for its multicultural society with diversity and differences.  However, this diversity often creates conflict.  Whether it's conflicts between tribes, ethnicities, races and religions.  In several areas in Indonesia, such as Maluku, Poso, East Java, Bogor, and other areas, there are religious conflicts.  The conflict made the community uneasy, disharmonious, and even made the community always vigilant.  In the Toraja region, there has not been any religious conflict.  Because of that, in this paper offers the value of Christian hospitality in karapasan culture to prevent religious conflict in Toraja.  With the value of hospitality in the karapasan culture, of course the community will appreciate the existence of diversity and differences, especially in differences in beliefs (religion).  Based on this, the author uses a qualitative approach and focuses on data or information from various sources and literature related to the topic of Karapasan Culture and its Implications for the Prevention of Religious Conflict in Toraja. Abstrak:Indonesia terkenal dengan masyarakatnya yang multikultiral dengan berbagai keanekaragaman dan perbedaan. Namun, dalam keanekaragaman tersebut sering menimbulkan konflik. Baik itu konflik antar suku, etnis, ras maupun agama. Beberapa daerah yang ada di Indonesia seperti, Maluku, Poso, Jawa Timur, Bogor, dan daerah lainnya terdapat konflik agama. Konflik tersebut membuat masyarakat menjadi tidak tentram, tidak harmonis, dan bahkan menjadikan masyarakat menjadi selalu waspada. Di daerah Toraja belum ditemui adanya konflik agama. Oleh karena hal itu, dalam tulisan ini menawarkan nilai hospitalitas Kristen  dalam budaya karapasan untuk mencegah terjadi konflik agama di Toraja. Dengan adanya nilai hospitalitas dalam budaya karapasan maka tentu masyarakat akan menghargai adanya keanekaragaman dan perbedaan secara khusus dalam perbedaan kepercayaan (agama). Berdasarkan hal itu, maka penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan menitikberatkan pada data atau informasi dari berbagai sumber dan literature-literatur yang sekaitan dengan topik Budaya Karapasan Dan Implikasinya Terhadap Pencegahan Konflik Agama di Toraja. Kata Kunci: Konflik Agama,  Hospitalitas, dan Budaya   Karapasan