Nurjannah Nurjannah
Pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Makna Pemasangan Pintan (Sajen) dalam Menyambut dan Mengakhiri Bulan Ramadhan pada Etnis Jawa di Dusun VII Desa Laut Dendang Nurjannah Nurjannah; Siti Haziza
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Antropologi Sumatera, Desember 2022
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v20i1.43921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang pemasangan Pintan (Sajen), mengetahui proses pemasangan Pintan (Sajen), dan mengetahui makna pemasangan Pintan (Sajen).Penelitian ini menggunakan metode kualitataif dengan pendekatan Etnografi. Penelitian dengan pendekatan Etnografi menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi partisipasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan membuat catatan lapangan. Penelitian ini menghasilkan bahwa Tradisi pemasangan Pintan (Sajen) merupakan tradisi yang turun menurun masih dilaksanakan hingga saat ini. Pemasangan Pintan (Sajen)merupakan tadisi pemberian suatu sajian kepada para leluhur yang sudah tiada saat menyambut dan mengakhiri Ramadhan. Latar belakang etnis Jawa masih melaksanakan tradisi ini karena dengan kepercayaan etnis Jawa bahwa arwah leluhur akan datang saat masuknya bulan Ramadhan sehingga diberikan sajian yang disebut Pintan (Sajen)proses pemasangan Pintan (Sajen)dimulai dengan menyediakan beberapa jenis makanan nasi, lauk pauk seperti Ayam, dan sambal, beberapa jenis meinuman seperti kopi, teh manis, air putih, selain itu ada Pisang Raja, Kue Apem, bunga telon, rokok. Setelah pemasangan dilaksanakan maka dilakukannya Pemasrahanyang maksudnya adalah mengundang dan mempersilahkan para leluhur untuk menikmati sajian Pintan (Sajen)yang sudah disediakan kemudian dilakukan Morotin atau penarikan sajian dari meja sebelumnya.  Pemasangan Pintan (Sajen)dalam menyambut dan mengakhiri Ramadhan memiliki makna memberikan penghormatan kepada leluhur, karena walaupun mereka sudah tiada anak dan cucunya masih mengingat mereka dengan memberikan sajian Pintan (Sajen).