Muhamad Rafi
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Afiksasi Dialog Karnaen Dalam Bunga Rumah Makan Karya Utuy Tatang Sontani Muhamad Rafi
REFEREN Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v2i1.10810

Abstract

Afiksasi menjadi suatu proses dari morfologi yang tidak bisa lepas dari suatu bacaan. Tanpa afiksasi, sebuah kata tidak bisa dihubungkan antara satu kata dengan kata yang lainnya. Naskah drama menjadi suatu bacaan yang dapat ditemukan segala bentuk afiksasi di dalamnya. Penelitian ini bermaksud untuk mencari afiksasi yang terdapat pada dialog tokoh Karnaen. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan afiksasi yang ada di dalam naskah drama karangan karya Utuy Tatang Sontani yang berjudul Bunga Rumah Makan pada dialog tokoh Karnaen. Selain itu, penelitian memiliki tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk afiksasi yang ada di dalam naskah drama tersebut. Peneliti memakai metode penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Sumber datanya berupa naskah drama Bunga Rumah Makan dialog tokoh Karnaen. Teknik pengumpulan datanya dengan cara simak catat. Hasil dari penelitian ini berupa temuan afiksasi dalam naskah drama pada dialog tokoh Karnaen yang berupa prefiks, sufiks, konfiks, dan klofiks. Terdapat prefiks yang berupa me-, ter-, di-, dan ber-. Sufiks yang berupa –nya, -an, dan –kan. Konfiks yang berupa ke-an, ber-an, dan per-an, sedangkan klofiks berupa berke-an, me-kan, dan me-i.
Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Kurikulum Merdeka di MA Arrahmaniyah Depok Berbasis Model Congruence Muhamad Rafi; Sahla Adzkia Nisa; Muhammad Rayhan Syafi'i; Maswani Maswani
Al-Maraji' : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 9 No. 1 (2025): Al-Maraji': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/almaraji.v9i1.18892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X MA Arrahmaniyah Depok berdasarkan model evaluasi Congruence. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru bidang kurikulum, guru Bahasa Arab, siswa, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian parsial antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan standar Kurikulum Merdeka, khususnya terkait tujuan pembelajaran, bahan ajar, metode inquiry learning dan project-based learning, serta penggunaan media digital. Namun demikian, ditemukan ketidaksesuaian antara tujuan yang telah ditetapkan dengan Nilai ujian akhir semester siswa kelas X, di mana 72,92% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut antara lain rendahnya motivasi dan minat siswa terhadap pelajaran Bahasa Arab, kurangnya lingkungan yang mendukung praktik berbahasa Arab, perbedaan latar belakang keilmuan siswa, serta keterbatasan akses terhadap buku ajar. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan upaya perbaikan melalui variasi metode pembelajaran, optimalisasi media, serta penciptaan lingkungan belajar yang lebih kondusif untuk meningkatkan kesesuaian antara tujuan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X. This study aims to evaluate the congruence between planning, implementation, and learning outcomes of Arabic language instruction in Grade 10 at MA Arrahmaniyah Depok based on the Congruence evaluation model. This study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Data collection was conducted through interviews with curriculum teachers, Arabic language teachers, and students, as well as analysis of relevant documents. The results of the study indicate partial congruence between the planning and implementation of learning and the Merdeka Curriculum standards, particularly in terms of learning objectives, teaching materials, inquiry learning and project-based learning methods, and the use of digital media. However, there was a discrepancy between the established objectives and the end-semester exam of Grade X students, with 72.92% of students not yet achieving the Minimum Competency Criteria (KKM). Factors influencing this condition include low student motivation and interest in Arabic language lessons, a lack of an environment supporting Arabic language practice, differences in students' academic backgrounds, and limited access to textbooks. Based on these findings, improvements are needed through varied teaching methods, optimized use of media, and the creation of a more conducive learning environment to enhance alignment between objectives, implementation, and learning outcomes in Arabic language instruction for 10th-grade students.