Gigih Alfajar Novra Wulanda
Universitas Teknologi Sumbawa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Teori Bentuk Estetik Dewitt H. Parker sebagai Paradigma dalam Ranah Apresiasi Musik Gigih Alfajar Novra Wulanda
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 12, No 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.45313

Abstract

Perkembangan zaman yang ditandai dengan laju pesat teknologi turut mempengaruhi musik baik dari sisi produksi, distribusi bahkan sampai apresiasi. Realita bahwa begitu mudahnya orang “mengkonsumsi” musik tidak serta merta juga dengan sendirinya orang mengapresiasi karya musik yang dikonsumsinya. Dengan kata lain “laju konsumsi” belum tentu selaras dengan “laju apresiasi”. Metode penelitian kepustakaan yang meliputi literatur primer maupun sekunder sebagai sumber data digunakan untuk menemukan konsep-konsep ataupun teori yang akan diketengahkan dalam tulisan ini. Tulisan ini menawarkan pendekatan apresiasi berbasis paradigma estetika yang berupaya mensintesiskan dua disiplin yaitu apresiasi musik dan estetika. Dengan demikian pemahaman akan dasar-dasar apresiasi musik maupun teori-teori estetika menjadi prasyarat yang wajib dipenuhi. Pemahaman dasar apresiasi setidaknya meliputi bahan dasar musik seperti nada, elemen waktu, melodi, harmoni dan tonalitas, tekstur serta dinamika.  Sedangkan perihal teori estetika, penulis menerapkan prinsip estetika DeWitt H. Parker  yang meliputi organic unity, theme, thematic variation, balance, evolution dan hierarchy. Penerapan teori estetika tersebut sebagai sebuah paradigma dapat mempermudah sekaligus meningkatkan standar apresiasi karena membuatnya lebih sistematis dan terstruktur.
ANALISIS FUNGSI MUSIK MELANGKO DESA ROPANG KABUPATEN SUMBAWA NUSA TENGGARA BARAT Wulan Aprillia Ananda; Gigih Alfajar Novra Wulanda
STRETTO: Jurnal Penyajian, Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 1 No. 2 (2024): EDISI 2
Publisher : Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/stretto.v1i2.4445

Abstract

Melangko merupakan salah satu kesenian daerah Sumbawa yang hingga saat ini masih dapat dijumpai ditengah-tengah kehidupan Masyarakat terutama pada prosesi adat perkawinan putra-putri Tau Samawa. Kesenian ini memiliki tema yang beragam kemudian dibentuk menjadi karya seni dan dijadikan sebagai salah satu sarana hiburan pada prosesi adat Masyarakat Sumbawa seperti basunat, barodak, nyorong, dan pangantan. Lewat musik Melangko para penutur tradisi Samawa mampu berkomunikasi dengan masyarakat atau penonton dengan baik, harmoni yang dilahirkan dapat memikat para pendengar dikarenakan lirik lagu dan syair yang sangat menarik untuk disampaikan pesan kepada masyarakat. Melangko berisi pesan dan nasihat yang disampaikan dalam cerita dengan tema beragam seperti kisah nyata yang dialami para penutur. Dalam menganalisis musik Melangko, penulis memahami terlebih dahulu bentuk analisis musik lalu menerapkan pada musik Melangko yang di dalam ada metode isi serta alat musik rabana. Penulis menjelaskan faktor penyebab tidak ada regenerasi Melangko Di Desa Ropang, seperti minimnya sumbangsih dari pihak-pihak terkait terutama pegiat kesenian dan pemerintah desa, serta penulis juga menjelaskan upaya pelestarian kesenian Melangko dengan berpartisipasi dalam kegiatan religi kesenian Maulid Nabi, Isra Miraj, dan Halal Bihalal.