Umdatul Khoiroh
Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Komunikasi dalam Penyelesaian Konflik Pasangan Nikah Muda di Desa Pangkah Umdatul Khoiroh; Mohammad Sa’diyin
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): November : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/kpi.v2i1.210

Abstract

Nikah muda ini sering dikaitkan dengan pernikahan pada usia muda atau anak remaja yang mana usianya belum mencapai 20 tahun (pernikahan dini). Tetapi beda lagi kaitannya dengan pernikahan dini. Pernikahan dini lebih kepada anak-anak dibawah umur yang dimana umurnya memang benar-benar dibawah batasan untuk menikah, kebanyakan seperti anak SMA bahkan kalangan SMP. Nikah muda sendiri dimana nikah usia muda tetapi memang sudah diperbolehkan untuk menikah karena usia yang sudah melewati batas ketetapan baik hukum maupun agama. Nikah muda biasanya banyak terjadi konflik karena perbedaan pendapat dan lain-lain, salah satu cara menanggulangi terjadinya konflik yaitu dengan menerapkan pola komunikasi dengan baik. Pola komunikasi adalah gambaran dua orang atau lebih dalam proses pengiriman dan penerimaan pesan dengan tepat, sehingga pesan yang dimaksud tepat tersampaikan atau dapat mudah dipahami. Tujuan dari peneliti ini yaitu untuk mengetahui alasan menikah di usia yang masih muda, mengetahui pola komunikasi pasangan nikah muda dalam penyelesaian konflik di Desa Pangkah Wetan Ujung Pangkah Gresik dan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya konflik pasangan nikah muda di Desa Pangkah Wetan Ujung Pangkah Gresik. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Prosedur pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi, dan dikumentasi. Pemeriksaan keabsahan data yang dilakukan adalah triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) alasan menikah di usia yang masih muda di Desa Pangkah Wetan Ujung Pangkah Gresik adalah faktor orang tua/keluarga, faktor kemauan sendiri, faktor hamil di luar nikah. (2) pola komunikasi dalam penyelesaian konflik pasangan nikah muda di Desa Pangkah Wetan Ujung Pangkah Gresik yaitu mereka sama-sama diam sampai ada salah satu dari pasangan atau yang bersalah meminta maaf , tetapi lambat laun pola komuniksai mereka semakin membaik dan memenuhi aspek pola komunikasi dalam teori De Vito. (3) faktor penyebab terjadinya konflik pada pasangan nikah muda yaitu faktor kegagalan dalam berkomunikasi, faktor ekonomi, dan kesulitan menerima perbedaan-perbedaan (sifat).