Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KULTUR LINGKUNGAN ALAM DALAM NOVEL HANIYAH DAN ALA DI RUMAH TETERUGA KARYA ERNI ALADJAI Suci Ayu Latifah; Sutejo Sutejo; Sri Wahyuni
KANDE Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2023): KANDE : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jk.v4i1.11409

Abstract

ABSTRAK Lingkungan alam merupakan tempat tinggal manusia, binatang, dan tumbuhan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lingkungan alam masyarakat Desa Kon dalam novel Haniyah dan Ala di Rumah Teteruga karya Erni Aladjai. Hal ini dikarenakan novel tersebut lekat dengan kehidupan lingkungan masyarakat petani mengolah alam sebagai sumber kehidupan utama. Bercocok tanam cengkih merupakan bentuk pemanfaatan lingkungan alam tropis di wilayah Indonesia bagian Timur. Karena itu, peneliti menggunakan teori ekologi sastra yang membahas tentang lingkungan dalam karya sastra. Metode penelitian deskriptif kualitatif pustaka dengan teknik analisis isi. Hasil temuan berupa adanya aktivitas masyarakat berkutat dengan lingkungan alam di hutan dan lautan. Masyarakat menanam sayuran, pohon cengkih, cokelat, rempah-rempah, dan tumbuhan bunga. Selain itu, masyarakat juga memelihara binatang ternak. Di lingkungan laut, masyarakat mencari ikan untuk kebutuhan hidup. Kedekatan manusia dengan alam ditandai dengan membaurnya kegiatan sosial di lingkungan alamnya.Kata Kunci: Lingkungan Alam; Ekologi Sastra; Erni Aladjai.
Kampanye Gaya Hidup Zero Waste dalam Lagu Plastik Karya Saykoji Caesar Adlu Hakim; Dwi Sulistyorini; Agung Andana; Sutejo Sutejo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kampanye gaya hidup zero waste dengan kajian ekologi sastra dalam lirik lagu Sampah karya Saykoji. Zero waste merupakan kegiatan upaya untuk pengurangan produksi sampah dengan langkah 5R, yaitu refuse, reduce, reuse, recycle, dan rot. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah lirik karya Saykoji yang dirilis pada tahun 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan lima langkah analisis yakni mengumpulkan data, menulis deskripsi data, mereduksi data, mengategorisasikan data, dan menghubungkan data. Hasil analisis dalam penelitian ini menghasilkan dua aspek pesan ekologi sastra yang tersaji dalam lirik lagu Sampah karya Saykoji. Pertama, bahaya sampah plastik dengan empat kutipan yang berfokus pada kondisi sampah plastik saat ini dan dampaknya bagi lingkungan. Kedua, kampanye gaya hidup zero waste dengan empat kutipan yang berfokus pada ajakan untuk menjaga alam di Indonesia dengan cara menolak, mengurangi penggunaan, menggunakan kembali, dan mendaur ulang plastik.
Citra hegemoni budaya dalam novel orang-orang oetimu karya felix k. nesi (kajian hegemoni gramsci berbasis stilistika) Sutejo Sutejo
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086203011

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendedah citra hegemoni budaya dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Hegemoni budaya adalah salah satu ruang lingkup kajian teori hegemoni Gramsci. Mengingat, hegemoni budaya adalah salah satu kenyataan sosial dalam karya sastra maka kajian atasnya sangat penting dilakukan. Penelitian ini menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci sebagai landasan teori utama dengan stilistika sebagai sebagai pendekatan pemakanaannya. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Objek penelitian adalah novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Berdasarkan hasil kajian ditemukan citra hegemoni budaya, antara lain: (i) membedakan orang atas strata sosial; (ii) kepercayaan pada leluhur; (iii) animisme; (iv) adat istiadat kuno mendidik anak; (v) ritual atau upacara penyambutan tamu; (vi) hegemoni budaya Barat; (vii) hegemoni budaya gereja; (viii) kepercayaan pada aib, nasib, dan takdir; (ix) hegemoni budaya politik; (x) penanaman kebiasaan buruk; (xi) memegang teguh pola pikir lama; dan (xii) budaya korupsi.
BUDAYA EKOLOGI DALAM NOVEL HANIYAH DAN ALA DI RUMAH TETERUGA KARYA ERNI ALADJAI Sapta Arif Nur Wahyudin; Yeni Kartikasari; Sutejo Sutejo
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 1 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i1.94518

Abstract

Alam merupakan aspek vital dari kehidupan manusia. Adanya bentuk kecintaan manusia terhadap alam menjadi salah satu alasan keseimbangan kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekologi sastra dalam novel Haniyah dan Ala di Rumah Teteruga karya Erni Aladjai. Fokus penelitian ini terdapat pada bentuk kecintaan tokoh terhadap alam, hubungan kepercayaan/mitos dengan alam, dan isu sosial-ekonomi yang merubah perilaku manusia terhadap alam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu menfokuskan pada data ilmiah dan data yang berhubungan dengan konteks. Format yang dipilih dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik simak catat. Yaitu, peneliti membaca novel dengan cermat. Peneliti melakukan pencatatan pada data yang berkenaan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Haniyah dan Ala di Rumah Teteruga karya Erni Aladjai sarat dengan budaya ekologi. Bentuk cinta kasih terhadap alam ditunjukkan lewat kebiasaan menaman, merawat, dan mengurus kebun cengkih. Kepercayaan/mitos terhadap alam digambarkan lewat keyakinan tokoh Haniyah yang tidak mau menyakiti makhluk hidup. Sementara, isu sosial-ekonomi dipaparkan lewat sejarah petani cengkih di masa kolonialisme dan orde baru.