Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Penggunaan Antidepresan pada Pasien Gangguan Mental di RS TNI AL Dr. Mintohardjo Jakarta Periode 2020 Anggi Cahaya Millenia Sirait; Oentarini Tjandra
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 11, No. 1 - April 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.11.202.8

Abstract

Gangguan mental terjadi akibat interaksi kompleks antara faktor sosial, psikologis dan biologis. Dalam beberapa tahun terakhir gangguan mental menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di dunia, termasuk Indonesia. Seseorang dengan gangguan mental yang tidak segera ditangani dapat berujung pada tindakan bunuh diri. Untuk mencegahnya, gangguan mental harus segera diatasi dengan pemberian farmakoterapi seperti antidepresan, psikoterapi, atau kombinasi keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antidepresan terhadap pasien rawat inap dan rawat jalan dengan gangguan mental di RS TNI AL Dr. Mintohardjo Jakarta periode 2020. Metode penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian ini menggunakan data rekam medik dari 96 subjek rawat inap dan rawat jalan dengan gangguan mental yang mendapatkan terapi obat antidepresan. Dari hasil penelitian terdapat 7 pasien rawat inap dan 89 pasien rawat jalan yang menggunakan antidepresan. Seluruh pasien rawat inap (100%) mendapatkan terapi antidepresan sesuai indikasi, dua subjek (28.5%) mendapatkan obat antidepresan tidak sesuai dosis dan frekuensinya. Untuk pasien rawat jalan 98.8% pemberian obat sesuai indikasi, dan 11,2% tidak sesuai dosis dan frekuensinya. Golongan obat antidepresan terbanyak yang diberikan pada pasien rawat jalan maupun rawat inap adalah Sertralin (42.8% pasien rawat inap dan 70.7% pasien rawat jalan).