Sri Wahyuningsih
Universitas Islam An Nur Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGELOLAAN PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN ISLAM Suryadi; Nur Hidayat; Sri Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/multidisipliner.v5i1.644

Abstract

Keluarga merupakan tempat pertama dalam membentuk kepribadian manusia dan tempat di mana ia mendapatkan kasih sayang, menumbuhkan perasaan, dan mengetahui cita-cita. Orang tua adalah anggota keluarga paling awal dan pertama yang terlibat dalam pembentukan kepribadian. Orang tua (bapak dan ibu) memegang peranan penting dan sangat berpengaruh terhadap pendidikan anak-anaknya, karena sejak lahir kedua orang tua adalah orang yang mendampingi mereka. Ibu adalah sosok pertama yang dikenal dan ditiru oleh temperamen anaknya. Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama. Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika dimulai dari tertanamnya jiw keberagamaan pada anak, oleh karena itu materi PAI disekolah menjadi salah satu penunjang pendidikan karakter. Pendidikan agama Islam merupakan sesuatu yang sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang. Bimbingan dan arahannya adalah ajaran agama yang ditujukan agar manusia mempercayai dengan sepenuh hati akan adanya Tuhan, patuh dan tunduk melaksanakan perintah-Nya dalam bentuk beribadah, dan berakhlak mulia. Dengan mempelajari pendidikan agama Islam, diharapkan seseorang dapat memiliki nilai yang baik dalam diri, sehingga dapat ditranslasikan ke dalam tingkah laku perbuatannya sehari-hari. Selain itu pendidikan agama Islam juga dapat menjauhkan seseorang untuk melakukan hal yang bathil. Pembentukan kepribadian manusia (character building) yang seimbang, sehat dan kuat, sangat dipengaruhi oleh pendidikan agama dan internalisasi nilai keagamaan dalam diri peserta didik. Peletakan dasar-dasar pendidikan agama adalah kewajiban orang tua dan juga menjadi tugas guru, masyarakat, dan pemerintah melalui berbagai lembaga pendidikan.
Implementasi Reward dan Punishment dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di MIN 6 Desa Sinar Rejeki Jati Agung Lampung Selatan Aska Mustika Asri; Sri Wahyuningsih; Latifatul Khoiriyah
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6044

Abstract

The point of this specialist is to depict understudy learning inspiration utilizing the prize and discipline learning technique at MIN 6 Sinar Rejeki Jati Agung, South Lampung Rule. This exploration utilize desciptive subjective methodology. The information assortment strategies that specialists will utilize are perception, meetings and documentation. Information assortment strategies are precise and standard systems for getting the expected information. In view of the examination, it tends to be reasoned that the execution of discipline at MIN 6 Sinar Rejeki Jati Agung can be said to have been executed and done well. Instructors have understood that the discipline given isn't expected to hurt or harm understudies. Nonetheless, to shield understudies from botches made or not, instructors apply disciplines that are instructive and useful, as well as to build interest or increment understudies' learning inspiration. Right now, understudies actually believe discipline to be an activity pointed toward troubling or in any event, harming understudies. This is on the grounds that there were disciplines given by past educators or instructors who didn't know about the guidelines for giving discipline. The positive effect of executing this discipline is that it assists educators with safeguarding understudies from defying the norms, however on the off chance that they disrupt the guidelines, the discipline can make a hindrance difference and give an example to understudies. In the mean time, that's what the adverse consequence is assuming the discipline is applied erroneously, it will create continuous issues for educators, understudies and guardians. The component that upholds the execution of this discipline is collaboration between educators, guardians and school chiefs. Since their authorization to rebuff understudies is the main variable. What's more, the restraining factors likewise come from school chiefs, guardians and understudies. Since, in such a case that there is no participation and consent from the school head and guardians, the educator will be hampered in giving discipline since there is strain from the two of them. Educators are likewise a repressing variable, since instructors don't have the information to give discipline.
PENGELOLAAN PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN ISLAM Suryadi; Nur Hidayat; Sri Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 1 No 9 (2023): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/multidisipliner.v5i1.644

Abstract

Keluarga merupakan tempat pertama dalam membentuk kepribadian manusia dan tempat di mana ia mendapatkan kasih sayang, menumbuhkan perasaan, dan mengetahui cita-cita. Orang tua adalah anggota keluarga paling awal dan pertama yang terlibat dalam pembentukan kepribadian. Orang tua (bapak dan ibu) memegang peranan penting dan sangat berpengaruh terhadap pendidikan anak-anaknya, karena sejak lahir kedua orang tua adalah orang yang mendampingi mereka. Ibu adalah sosok pertama yang dikenal dan ditiru oleh temperamen anaknya. Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama. Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika dimulai dari tertanamnya jiw keberagamaan pada anak, oleh karena itu materi PAI disekolah menjadi salah satu penunjang pendidikan karakter. Pendidikan agama Islam merupakan sesuatu yang sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang. Bimbingan dan arahannya adalah ajaran agama yang ditujukan agar manusia mempercayai dengan sepenuh hati akan adanya Tuhan, patuh dan tunduk melaksanakan perintah-Nya dalam bentuk beribadah, dan berakhlak mulia. Dengan mempelajari pendidikan agama Islam, diharapkan seseorang dapat memiliki nilai yang baik dalam diri, sehingga dapat ditranslasikan ke dalam tingkah laku perbuatannya sehari-hari. Selain itu pendidikan agama Islam juga dapat menjauhkan seseorang untuk melakukan hal yang bathil. Pembentukan kepribadian manusia (character building) yang seimbang, sehat dan kuat, sangat dipengaruhi oleh pendidikan agama dan internalisasi nilai keagamaan dalam diri peserta didik. Peletakan dasar-dasar pendidikan agama adalah kewajiban orang tua dan juga menjadi tugas guru, masyarakat, dan pemerintah melalui berbagai lembaga pendidikan.
Efektivitas Metode Bernyanyi terhadap Peningkatan Minat dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Bahasa Arab di Min 6 Sinar Rejeki Jati Agung Lampung Selatan Lindiani Lindiani; Sri Wahyuningsih; Latifatul Khoiriyah
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7120

Abstract

Students have difficulty learning Arabic so student interest and learning outcomes are still very low. Identification of the problem in this research is that in learning Arabic for class IV B, the students have followed the lessons well and in an orderly manner and done their assignments well, but there are still students who do not understand and their learning outcomes are still low and there are still many who are less active and don't like it. Arabic lessons. The aim of this research is to find out whether there is an influence of the singing method on the interests and learning outcomes of class IV B students and whether there are differences in the interests and learning outcomes of class IV B students. This type of research is quantitative with a One Group Pretest-Posttest Design (single group design). with pretest and posttest). The instruments used in this research were questionnaires, multiple choice cognitive tests, and observations. The data analysis technique used in this research is the swimmer test which includes normality tests, homogeneity tests and hypothesis tests. The results of statistical analysis show that the average value of students' learning interest in learning Arabic on the pretest questions is 59.38 and the posttest is 86.25. Meanwhile, the average score for student learning outcomes in learning Arabic for pretest questions was 61.88 and posttest was 89.38. Furthermore, based on the results of the t-test for students' interest in learning which shows that t count (15.752) > t table (2.042), it can be concluded that H0 1 is rejected and Ha 1 is accepted. while the learning results show that tcount (11,000) > t table (2,042). This shows that student learning outcomes H0 2 are rejected and Ha 2 is accepted. So it can be concluded that there are influences and differences in singing methods on increasing student interest and learning outcomes in Arabic language learning class IV B MIN 6 Sinar Rejeki Jati Agung South Lampung Academic Year 2023/2024.