Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Fungsi Penutup Kepala Berbahan Kain sebagai Media Identifikasi Identitas Masyarakat dalam Aktivitas Seni Pertunjukan di Malang Raya Robby Hidajat; Pujiyanto Pujiyanto; Tri Wahyuningtyas; Muhammad Afaf Hasyimy
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 6, No 2 (2023): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v6i2.1922

Abstract

This article explains the transformation of the function of cloth head coverings to identify people's identities in performing arts activities in Malang Raya. These cloth head coverings have types, shapes and techniques for wearing them, as well as meanings that determine the ethics of their use. This complexity is to be able to reveal the transformation of its use function in the artistic activity environment. Because the use of cloth head coverings has never been used to identify the social identity of people in greater Malang. This is the aim of this research, namely to reveal and explain the function of cloth head coverings used in artistic activities. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of interviews with key informants who are competent in the field of performing arts, observing the activities of wearing cloth head coverings used by the community in arts activities, and reviewing documents, in the form of pictures, photos or reliefs on temples. -temple. Data analysis uses the theory of continuity and change, symbolic interactional, and functional structure. The research results found two important factors that can indicate the social identity of the people of Malang Raya as follows: (1) Social status, (2) Symbolic, (3) and Spiritual.
Model Traditional Craft Incubation Class Berbasis Limbah Tekstil Anyam untuk Hilirisasi dan Income Generating Komunitas Ike Ratnawati; Khusaini Khusaini; Tri Wahyuningtyas; Mohammad Zidane Eka Prasetya; Wanda Violita Alfi Azizah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Traditional Craft Incubation Class berbasis pengolahan bahan bekas tekstil anyam sebagai upaya hilirisasi produk kerajinan lokal dan pemberdayaan ekonomi komunitas di Kabupaten Pacitan. Pengembangan model ini dilatarbelakangi oleh potensi limbah tekstil rumah tangga dan industri kecil yang belum terkelola optimal, serta rendahnya akses masyarakat terhadap pelatihan kewirausahaan berbasis budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, namun hanya dilaksanakan hingga tahap Design (perancangan). Pada tahap Analysis, dilakukan identifikasi kebutuhan komunitas, karakteristik bahan bekas tekstil, serta potensi desain produk kerajinan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pelaku industri kreatif lokal. Tahap Design mencakup perancangan struktur kelas inkubasi yang melibatkan materi pelatihan berbasis praktik, modul desain produk anyaman, serta strategi hilirisasi hasil karya menjadi produk bernilai jual. Hasil desain mencerminkan sinergi antara pendekatan kearifan lokal dan prinsip kewirausahaan sosial yang adaptif. Temuan awal menunjukkan bahwa integrasi pelatihan berbasis praktik dengan pengolahan limbah tekstil memberikan ruang bagi peningkatan kreativitas, kesadaran lingkungan, serta potensi peningkatan pendapatan masyarakat. Model ini juga dinilai relevan untuk diimplementasikan di daerah lain dengan karakteristik serupa. Penelitian ini merekomendasikan uji implementasi dan evaluasi lebih lanjut untuk mengukur efektivitas model dalam konteks pemberdayaan komunitas secara berkelanjutan.