Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementation Implementation of Boarding School Activities in Developing the Religious Attitudes of Students of MtsN 1 Purworejo for the 2022/2023 Academic Year: Implementasi Kegiatan Boarding School Dalam Pengembangan Sikap Keberagamaan Siswa MtsN 1 Purworejo Tahun Pelajaran 2022/2023 Faizah Indrawati Faizah; Mukh. Nursikin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.1031

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan wawasan tentang sistem pembelajaran boarding shcool MTs 1 Purworejo serta pengembangan sikap keberagamaan peserta didik boarding shcool MTs 1 Purworejo. Corak penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian dikemas dengan beberapa cara; contohnya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik triangulasi dilakukan dengan menggunakan triangulasi metode; yaitu meneliti kembali informasi hasil wawancara dengan dokumentasi dan pengamatan. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa: Pertama, sistem pembelajaran boarding shcool MTs 1 Purworejo yang memiliki kemiripan dengan sistem pembelajaran pesantren. Kedua, kegiatan peningkatan perilaku keberagamaan di asrama MTs 1 Purworejo untuk peserta didik antara lain dilihat dari segi ritus, ketaatan, pengetahuan, serta pendalaman agama. Ketiga, pelaksanaan desain pembelajaran dilakukan dengan merutinkan ibadah sunnah, seperti sholat sunnah, puasa sunnah, muhadloroh yang dapat mencetak peserta didik agar siap membimbing dan berbaur di lingkungan masyarakat sebagai seorang pembicara, seorang qori’, maupun sebagai ustadz/ustadzah, kegiatan yang selanjutnya yaitu dengan melatihan pengabdian di masyarakat saat bulan Ramadhan tiba.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU PAI MELALUI METODE FASHIHA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI SISWA SMP RUQ AL FALAH SALATIGA Maulida Nafi'al Husna; Mukh. Nursikin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.1032

Abstract

Guru PAI adalah pendidikan profesional yang memiliki tugas memberi pemahaman materi agama Islam kepada peserta didik dan masyarakat. Guru PAI setidaknyaa memiliki dua tugas yaitu tugas melaksanakan sebagai pendidik dan pengajar di sekolah dan juga memiliki tugas memberikan pemahaman materi agama Islam kepada peserta didik agar peserta didik dan masyarakat memiliki cara pandang atau pemahaman terhadap agama (al quran dan hadis) secara tepat yang ditandai dengan sikap dan perilaku yang santun, damai serta anti kekerasan. Perbedaan nyata antara guru PAI dengan guru non PAI terletak pada aspek kompetensi sosial dan pedagogiek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan profesionalisme guru PAI berpengaruh terhadap prestasi siswa. PAI teachers are professional education whose task is to provide an understanding of Islamic religious material to students and the community. PAI teachers have at least two tasks, namely the task of carrying out as educators and teachers in schools and also having the task of providing an understanding of Islamic religious material to students so that students and the community have an appropriate perspective or understanding of religion (the Qur'an and hadith) characterized by polite, peaceful and anti-violence attitudes and behavior. The real difference between PAI teachers and non-PAI teachers lies in the aspects of social and pedagogical competence. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The results of this study indicate that the professional development of PAI teachers influences student achievement
Pengelolaan Program Induksi Guru Pemula (PIGP) Di MAN Kendal Abdul Aziz; Mukh. Nursikin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.1049

Abstract

Abstrak : Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan karakteristik perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program induksi guru pemula (PIGP) di MAN Kendal. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Keabsahan data dengan teknik trianggulasi data. Teknik analisis data dengan model mengalir yang komponen pengumpulan datanya meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan PIPG direncanakan secara bersama oleh kepala sekolah dan guru pembimbing. Kepala sekolah membuat analisis kebutuhan dan dilanjutkan guru pembimbing menjadi prioritas pembimbingan. Pelaksanaan PIPG pada bulan kedua sampai dengan bulan kesembilan dimana pada tahap pelaksanaan guru pemula melaksanakan pembelajaran didampingi guru pembimbing dengan evaluasi dilakukan minimal satu kali tiap bulan oleh guru pembimbing. Evaluasi akhir dilaksanakan pada bulan kesepuluh dan kesebelas oleh guru pembimbing, kepala sekolah, dan pengawas untuk menentukan kelanjutan karir keprofesian guru pemula. Abstract : This study aims to describe characteristics of the planning implementation and evaluation of the novice teacher induction program (PIPG) at MAN Kendal. The research method used is a qualitative approach. Data collection by interviews, observations, and documentation. The validity of the data with data trianggulation techniques. Data analysis techniques with flowing models whose data collection components include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the PIPG planning was jointly planned by the school principal and the supervising teacher as a priority of guidance. Implementation of PIPG in the second month to the ninth month where in the implementation stage novice teachers carry out learning accompanied by a supervising teacher with an evaluation carried out at least once per month by a supervising teacher. Final evaluation are carried out in the tenth and eleventh month by supervising teacher, principal, and supervisors to determine the continuation of the novice teacher’s professional career.