Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem pengendalian level dan aliran air pada Modul Latih RT 512 dan RT 522 menggunakan metode kontrol Cascade PID. Modul latih yang digunakan merupakan perangkat eksperimen sistem kontrol yang terdiri dari plant pengendali level (RT 512) dan plant pengendali aliran (RT 522) yang saling terhubung secara hidrolik. Penelitian dilakukan melalui pengambilan data open loop untuk memperoleh kurva respon plant, kemudian pemodelan matematis dalam bentuk fungsi alih First Order Plus Dead Time (FOPDT), serta perhitungan parameter tuning PID menggunakan metode Cohen-Coon. Parameter PID yang diperoleh untuk loop primer (level) adalah Kp = 0.2196, Ki = 0.0089, dan Kd = 0.8231, sedangkan untuk loop sekunder (aliran) adalah Kp = 0.0861, Ki = 0.0871, dan Kd = 0.1702. Pengujian closed loop dilakukan pada set point 40 cm dengan membandingkan kinerja kontroler single loop PID dan Cascade PID. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontroler Cascade PID menghasilkan respon transien yang lebih cepat dengan rise time 140.5 detik, delay time 75.5 detik, settling time 432.975 detik, dan error steady state 2.5%, dibandingkan single loop PID yang memiliki rise time 271.5 detik, delay time 127.5 detik, settling time 722.464 detik, dan error steady state 5%. Meskipun overshoot pada Cascade PID lebih tinggi (17.5%) dibandingkan single loop (5%), nilai tersebut masih dalam batas toleransi sistem. Analisis kestabilan menggunakan metode Routh-Hurwitz memastikan bahwa sistem closed loop dalam kondisi stabil. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Cascade PID dengan tuning Cohen-Coon efektif meningkatkan kinerja pengendalian level dan aliran pada sistem dengan dinamika yang berbeda, serta memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan sistem kontrol di industri proses.