p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH SOCIETY
Evelin J.R. Kawung
Program Studi Sosiologi Universitas Sam Ratulangi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peranan Modal Sosial Ekonomi Dalam Diversifikasi Pekerjaan Masyarakat Petani Di Desa Tonsawang Kecamatan Tombatu Minahasa Tenggara Fernando Wola; Anthonius Purwanto; Evelin J.R. Kawung
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 2 (2023): Jurusan Sosiologi
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sendiri merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya bekerja dilahan pertanian.Lahan pertanian menjadi salah satu faktor penunjang kebutuhan hidup masyarakat terutama masyarakat pedesaan.Masyarakat pedesaan pada umumnya adalah masyarakat yang mengagunakan sumber daya alam pada bidang agraris, di mana masyarakat tersebut secara turun temurun melakukan aktivitas pada sektor pertanian, sehingga masyarakat yang ada di daerah pedesaan dan pinggiran memperoleh penghasilan atau mengandalkan usaha yang bergerak di bidang pertanian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan modal ekonomi dan modal sosial dalam diversifikasi pekerjaan petani cengkeh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan orientasi petani merupakan perubahan pandangan atau cara berfikir untuk mencukupi kebutuhan tidak hanya dari sektor pertanian, tetapi juga mengandalkan dari sektor nonpertanian.Walaupun para petani pada umumnya mengerjakan berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan pertanian, namun dalam masyarakat pedesaan juga terdapat beberapa jenis pekerjaan yang tidak merupakan dari kegiatan pertanian seperti melakukan pekerjaan yang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup,banyak petani melakukan pekerjaan keduanya- duanya, masing-masing sebagai pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan.Kecukupan dan keperluan ekonomi bagi masyarakat dikatakan terjangkau bila pendapatan rumah tangga cukup untuk menutupi keperluan rumah tangga dan pengembangan usahanya yang sebagian besar di dapatkan dari aspek pertanian. Diversifikasi pekerjaan yang dilakukan oleh petani cengkeh cukup beragam,yakni dengan mengandalkan fisik dan keahlian seperti: kuli bangunan, ojek, berdagang, buruh upahan.Bekerja sebagai petani cengkeh jelas memiliki waktu luang yang relatif banyak dan tenggang waktu. Kata Kunci : Peranan, Modal Sosial, Diversifikasi Pekerjaan, Petani
Kearifan Lokal Budaya Perkawinan Suku Saluan Di Desa Honbola Kecamatan Batui Kabupten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah Eben Handris Pompana; Femmy C.M. Tasik; Evelin J.R. Kawung
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 3 (2023): Juli-September 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh bagaimana Budaya Perkawinan Suku Saluan di Desa Honbola Kecamatan Batui Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah. Perkawinan dalam masyarakat Indonesia adalah mutlak adanya dan merupakan hak asasi bagi setiap orang, oleh karena itu bagi suatu negara dan bangsa seperti Indonesia maka perkawinan itu mutlak harus diatur dalam undang-undang perkawinan nasional yang sekaligus menampung prinsip-prinsip dan memberikan landasan hukum perkawinan yang selama ini menjadi pegangan dan telah berlaku bagi berbagai golongan dalam masyarakat Indonesia. Perbedaan suku dan adat istiadat berpengaruh pada adat istiadat suatu masyarakat tertentu, termasuk dalam masalah perkawinan antara masyarakat adat yang satu dengan masyarakat adat yang lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Budaya perkawinan suku Saluan di Desa Honbola tetap memegang teguh nilai-nilai tradisional yang dijunjung tinggi. Masyarakat Saluan menghargai dan menjaga adat istiadat yang telah ada sejak lama, termasuk dalam perayaan perkawinan. Hal ini menunjukkan bahwa mereka tetap melestarikan kearifan lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya mereka. Kata Kunci : Kerarifan Lokal, Perkawinan, Suku Saluan
Modal Sosial Nelayan Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Di Kelurahan Tuminting Kota Manado Zulkiplan S Praga; Evelin J.R. Kawung; Rudy Mumu
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 3 (2023): Juli-September 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya membangun masyarakat nelayan yang kompetitif dan memiliki ketangguhan dalam menghadapi segala tantangan kehidupan, peranan modal sosial menjadi sangat penting. Banyak kontribusi modal sosial untuk menuju kesuksesan suatu masyarakat. Modal sosial berperan penting dalam berjalannya usaha penangkapan ikan tersebut, karena sebagai perekat yang mengikat semua orang dalam masyarakat. peneliatian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Modal Sosial Nelayan Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga di Kelurahan Tuminting Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif, dengan lokasi penelitian di Kelurahan Tuminting. informan yang di wawancarai ada 10 orang masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi,wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjuan bahwa Kehidupan sosial ekonomi keluarga nelayan di Kelurahan Tuminting berada pada kehidupan yang kurang mampu, digaris kemiskinan karena keberadaan nelayan merupakan nelayan tradisional. Namun kehidupan nelayan terjalin dengan harmonis karena karakteristik kehidupan nelayan cukup baik karena punya latar belakang suku, agama yang homogeny. Kata Kunci : Modal Sosial, Nelayan, Ekonomi Keluarga
Pertambangan Emas Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Di Desa Picuan Satu Kecamatan Motoling Timur Kabupaten Minahasa Selatan Puspita C.A Posumah; Evelin J.R. Kawung; Juliana Tumiwa
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol. 3 No. 3 (2023): Juli-September 2023
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambangan emas pada umumnya dipandang sebagai ladang pencarian uang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan keluarga mereka. Kemudian dalam meningkatkan ekonomi masyarakat tidak hanya bekerja sebagai penambang, tetapi ada juga yang bekerja dikebun masing-masing seperti Bertani kopra, rica, gula merah, captikus, dan ada juga yang bekerja sebagai buruh bangunan. Untuk dampak lingkungan pertambangan tersebut semuanya menjawab tidak ada dampaknya karena limbah yang di hasilkan tersedia tempat khusus untuk menampung limbah tersebut. Pertambangan yang ada di desa Picuan satu tidak hanya di peruntukkan untuk masyarakat local saja tetapi ada juga yang datang bertambang dari desa karimbow, dan desa tokin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian terlihat bahwa manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat berkat adanya pertambangan emas ini, salah satu memenuhi kebutuhan keluarga, sudah banyak anak-anak yang menyelesaikan studi dari hasil pertambangan emas, dan bisa menafkahi keluarga. Hasil pertambangan emas hampir semua penambang merasa cukup dengan penghasilan lewat pertambangan emas, jika hasilnya bagus maka dapat di katakan cukup dalam memenuhi kebutuhan keluarga, dan untuk anak-anak muda pun merasa cukup untuk kebutuhan pribadi mereka, tetapi hasil kadang juga tidak menentu kadang bisa melimpah kadang tidak, dan Konflik yang ada di lokasi pertambangan emas sejauh ini hanya sampai pada perbedaan pendapa Kata Kunci: Pertambangan Emas, Ekonomi Keluarga