Tri Widiyaningsih
Poltekkes Kemenkes Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Speak Up Orang Tua Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Melalui Asuhan Keperawatan Metode Kasus Suhariyanto Sukarip; Mubin Barid; Tri Widiyaningsih; Fatima Azzahra; Fariqah Nabila; Ajeng Puspita Putri; Astuti Lestari; RR. Tutik Sri Haryati
The Journal of Hospital Accreditation Vol 5 No 01 (2023): Pengalaman dan Kepuasan Pasien
Publisher : Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35727/jha.v5i01.159

Abstract

Latar Belakang: Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) memiliki risiko 5,87 kali untuk mengalami stunting. Manajemen asuhan keperawatan metode kasus merupakan hal yang penting diterapkan untuk mencegah malnutrisi selama di Rumah Sakit. Layanan asuhan keperawatan berfokus pada bayi BBLR dengan melibatkan orang tua melalui implementasi speak up.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penguatan manajemen asuhan keperawatan metode kasus terhadap pengetahuan speak up orang tua bayi BBLR.Metode: Menggunakan teknik quasi eksperimen pre and post test nonequivalent control group. Sampel perawat sebanyak 21 responden dan orang tua BBLR sebanyak 35 responden. Asuhan keperawatan metode kasus dilakukan dengan metode pendampingan berupa transfer pengetahuan, keterampilan dan keyakinan terkait peran perawat dengan pendekatan Transforming Care at the Bedside (TCAB). Penelitian dilakukan di Rumah Sakit A sebagai kelompok intervensi dan kelompok kontrol Rumah Sakit B kota Singkawang. Analisis data dilakukan dengan uji pairet t test.Hasil: Terdapat pengetahuan terkait speak up orang tua kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai signifikan p value 0,003. Penelitian ini berimplikasi pada kebijakan dalam layanan manajemen keperawatan dan peningkatan kompetensi perawat pemberian asuhan nutrisi BBLR. Selain itu penelitian ini berdampak pada peningkatan pengetahuan speak up orang tua mengenai nutrisi bayi dan perawatan di rumah.Kesimpulan: Terdapat pengetahuan terkait persepsi speak up orang tua kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai signifikan p value 0,003. Penelitian ini berimplikasi pada kebijakan dalam layanan manajemen keperawatan dan peningkatan kompetensi perawat pemberian asuhan nutrisi BBLR. Selain itu penelitian ini berdampak pada peningkatan pengetahuan speak up orang tua mengenai nutrisi bayi dan perawatan di rumah.Kata kunci: Asuhan Keperawatan Metode Kasus, Bayi Berat Baru Lahir (BBLR), Stunting, Speak Up, Transforming Care at The Bedside (TCAB)
Kompetensi Pembimbing Klinik dan Perilaku Caring Mahasiswa Keperawatan Tri Widiyaningsih; Lilis Yunita; Iswanti Mediyani
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 2 (2023): April 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14234

Abstract

Caring behavior is inherent in every nursing student. Nursing students are professionally trained to develop caring behavior through the concept of clinical supervisor role models. The purpose of this study was to analyze the relationship between the competence of clinical supervisors and the caring behavior of nursing students. This quantitative research design was cross-sectional. The sample in this study were 160 diploma III nursing students who were selected by purposive sampling technique. Clinical supervisor competence and caring behavior of nursing students were measured by filling out a questionnaire. Data were analyzed using the Chi-square test. The results of the analysis show the value of p = 0.000. Furthermore, it was concluded that the competence of clinical supervisors was significantly related to the caring behavior of nursing students. This proves that the competence of clinical supervisors influences the formation of nursing student caring behavior.Keywords: competence of clinical supervisors; caring behavior; student of nursing  ABSTRAK Perilaku caring melekat dalam diri setiap mahasiswa keperawatan. Mahasiswa keperawatan dilatih secara profesional untuk mengembangkan perilaku caring melalui konsep role model pembimbing klinik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kompetensi pembimbing klinik dengan perilaku caring mahasiswa keperawatan. Rancangan penelitian kuantitatif ini adalah cross-sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu 160 mahasiswa diploma III keperawatan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Kompetensi pembimbing klinik dan perilaku caring mahasiswa keperawatan diukur melalui pengisian kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,000. Selanjutnya disimpulkan bahwa kompetensi pembimbing klinik berhubungan secara signifikan dengan perilaku caring mahasiswa keperawatan. Hal tersebut membuktikan bahwa kompetensi pembimbing klinik mempengaruhi pembentukan perilaku caring mahasiswa keperawatan.Kata kunci: kompetensi pembimbing klinik; perilaku caring; mahasiswa keperawatan