Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Pengaruh Perlakuan Panas Quench-Temper terhadap Nilai Kekerasan dan Kekuatan Tarik Baja JIS SUP 9 Zainuri Anwar; Risky Irawan
Jurnal INOVATOR Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v4i2.142

Abstract

The raw material for making springs must have mechanical properties following the spring standards because the spring was receiving a dynamic load. This study aimed to improve the mechanical properties of the metal used as a material for making leaf springs. The material used is JIS SUP 9 steel which has a carbon content of 0.52-0.6%. The method used in this research is quenching and quench-tempering heat treatment. The used cooling medium was water, and the tempering temperature was at 300 °C. The mechanical properties of each specimen were tested by Vickers hardness and tensile test. The best heat treatment for material preparation is a quench-temper process, and the result was met with the manufacture of leaf spring. The findings explained that the hardness and tensile strength values were 504 HVN and 1555 N/mm2, respectively. This study could be a new insight for the leaf spring manufacture in the automotive industry.
PERANCANGAN HEAT EXCHANGER SISTEM PEMANAS AIR BERBASIS SISTEM REFRIGERASI R410A Muhammad Irfan Dzaky; Ahmad Imam Rifa’i; Zainuri Anwar; Baiti Hidayati; Tri Satya Ramadhoni; Toni Okviyanto; Herlin Sumarna; Ahmad Zikri; Ghifari Nasution
Journal Foundry Vol. 7 No. 1 (2024): Journal Foundry
Publisher : Journal Foundry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan air panas dalam lingkungan apartemen memiliki peran krusial dalam memberikan kenyamanan, kebersihan, dan efisiensi bagi penghuninya. Perancangan sistem inovatif pemanas air yang menggabungkan prinsip dasar refrigerasi menjadi sorotan utama, dengan fokus pada pemahaman mendalam mengenai beragam sumber energi, termasuk pemanfaatan energi listrik, tenaga surya, dan panas buangan AC. Keselamatan penggunaan pemanas air juga ditegaskan sebagai hal yang penting, dengan penekanan pada risiko kebakaran akibat kelalaian dan tersengat aliran listrik. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merancang sistem pemanas air yang efektivitas berbasis sistem refrigerasi. Metode penelitian difokuskan pada perancangan sistem pemanas air (Air Conditioning Water Heater/ACWH) dengan prinsip refrigerasi R410a. Hasil perhitungan mengenai dimensi pipa tembaga yang optimal untuk memanaskan air hingga temperatur yang diinginkan, serta faktor termal yang terlibat, dijelaskan secara rinci. Heat exchanger yang digunakan adalah tipe double pipe dengan ukuran panjang pipa tembaga 16,68 meter mampu efektif memanaskan air dari 27°C menjadi 50°C dengan aliran 100 l/jam dengan ukuran diameter pipa 3/8 inci dan 1 1/8 inci dengan dimensi heat exchanger secara keseluruhan 106 cm x 69,3 cm