Riska Listianingsih
IAIN Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI JAWA TENGAH (TAHUN 2016-2018) Riska Listianingsih
Sahmiyya Vol. 1 No. 2 (2022): VOLUME 1 NOMOR 2 2022
Publisher : UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.499 KB) | DOI: 10.28918/sahmiyya.v1i2.5924

Abstract

Pembangunan manusia merupakan salah satu syarat mutlak bagi kelangsungan hidup bangsa dalam rangka menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Tercapainya tujuan pembangunan manusia tercermin pada besar kecilnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dan salah satu tolak ukur yang digunakan dalam melihat kualitas hidup manusia adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang diukur dengan melihat tingkat kualitas pendidikan dan kesehatan. Tingginya Indeks Pembangunan Manusia tersebut terkait erat dengan kebijakan pemerintah dalam pengeluaran sektor publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari pengeluaran pemerintah sektor pendidikan dan kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia di provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan data sekunder periode pengamatan tahun 2016-2018 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik berupa data Indeks Pembangunan Manusia dan Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Tengah yaitu berupa data alokasi pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, alokasi pengeluaran pemerintah sektor kesehatan di 35 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2016-2018 dan selanjutnya diolah menggunakan metode regresi data panel dengan program eviews 12 sebagai alat pengolahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah sektor pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM di Provinsi Jawa Tengah tahun 2016-2018. Sedangkan untuk pengeluaran pemerintah sektor kesehatan tidak berpengaruh (negatif) dan signifikan terhadap IPM di Jawa Tengah tahun 2016-2018.