Rinduwati
Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, FakultasPeternakan, Universitas Hasanuddin

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Produksi Indigofera di Musim Kemarau pada Umur Panen yang Berbeda Marhamah Nadir; Hendrawan; Rinduwati
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 17 No. 1 (2023)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.828 KB)

Abstract

Indigofera merupakan tanaman leguminosa pohon yang produksi dan kualitas nutrisi lebih tinggi dari legum pohon lainnya, sehingga potensi untuk Hijauan Makanan Ternak (HMT) di musim kemarau. Umur panen akan hijauan akan mempengaruhi produksi, semakin lama tanaman dipangkas akan meningkatkan produksi berat segar dan berat kering yang layak konsumsi untuk ternak ruminansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur panen berbeda terhadap berat segar dan berat kering tanaman indigofera. Penelitian ini menggunakan uji T-Test Paired (Uji T berpasangan) dengan 2 perlakuan dengan setiap perlakuan terdiri atas 20 pohon. Perlakuan umur pemangkasan berdasarkan hari setelah pangkas (HSP) yaitu: 50 (P1) dan 70 (P2) HSP. Umur panen berpengaruh nyata terhadap produksi berat segar dan berat kering tanaman indigofera pada musim kemarau. Tanaman indigofera pada musim kemarau sebaiknya dipotong pada umur 70 hari agar memberikan tanaman kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
Pengaruh Berbagai Level Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand) Muh. Yusril Latif; Budiman; Rinduwati
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 17 No. 1 (2023)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai level pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan produksi rumput pakchong. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan uji lanjut Duncan yang terdiri atas 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini yaitu P0=Kontrol (Tanpa pupuk), P1= 260Kg N/Ha=0,0039Kg N/polybag (Setara dengan 3,9 g N/Polybag), P2= 280Kg N/Ha=0,0042Kg N/polybag (Setara dengan 4,2 g N/Polybag), P3= 300Kg N/Ha=0,0045Kg N/polybag (Setara dengan 4,5 g N/Polybag). Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman, panjang daun, jumlah anakan, jumlah daun, produksi bahan segar dan produksi bahan kering. Hasil penelitian menunjukkan berbagai pemberian level pupuk nitrogen memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap panjang daun, jumlah anakan dan jumlah daun. Sedangkan tinggi tanaman tidak memberikan pengaruh nyata (P<0,05). Kemudian pada parameter produksi bahan segar dan produksi bahan kering memberikan pengaruh nyata. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian pupuk nitrogen dengan level yang berbeda meningkatkan laju pertumbuhan dan produksi bahan segar maupun bahan kering pada rumput pakchong. Pemberian level pupuk 260 kg N/Ha dan 280 kg N/Ha memberikan hasil terbaik pada rumput pakchong.
Pengaruh Frekuensi Pemberian Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand) Furqan Sukiman; Budiman Nohong; Rinduwati
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 17 No. 1 (2023)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemberian pupuk urea terhadap pertumbuhan dan produksi rumput pakchong. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan uji lanjut Duncan yang terdiri dari 4 Perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu PO: Kontrol (Tanpa Pupuk). PI: 1 kali frekuensi pemupukan. PII: 2 kali frekuensi pemupukan. PIII: 3 kali frekuensi pemupukan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, Panjang daun, jumlah daun, jumlah anakan, produksi bahan segar, dan produksi bahan kering. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk nitrogen dengan frekuensi yang berbeda memberikan pengaruh nyata pada setiap perlakuan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu frekuensi pemberian pupuk tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dari setiap perlakuan, namun hasil terbaik ditunjukkan oleh perlakuan PI, 1 kali frekuensi pemupukan, dengan hasil produksi bahan kering yaitu 56 ton/ha.