This Author published in this journals
All Journal BroadComm
Andre Muhammad F
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENENTUAN MODULARITY CLASS PADA FENOMENA CROSS PLATFORM #WHATSAPPDOWN TRENDING DI TWITTER MENGGUNAKAN SOCIAL NETWORK ANALYSIS Pipit Fitriyah; Andre Muhammad F
BroadComm Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.141 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v3i1.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jaringan komunikasi fenomena #Whatsappdown yang viral dan dijadikan bahan perbincangan publik di Twitter, tingginya mobilisasi pengguna media sosial mengakibatkan masalah pada aplikasi WhatsApp yang sempat turun menjadi trending di media sosial lainnya. platform, Twitter. Penelitian ini menggunakan teori Computer-Mediated Communication (CMC). Menurut AF Wood dan MJ Smith, CMC adalah segala bentuk komunikasi antara individu, individu, yang terhubung satu sama lain melalui komputer dalam jaringan internet, dan model Social Network Analysis (SNA) digunakan untuk melihat pola jaringan tersebut. untuk diteliti sehingga peneliti dapat diketahui siapa saja aktor kelas yang berpengaruh dalam jaringan komunikasi dari penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan paradigma positivistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kelas Modularitas #WhatsAppDown terbagi menjadi 5 kelas, dimana setiap kelas memiliki aktor penting yang menjadi pusat informasi. 5 aktor yang memiliki peran penting yaitu, @megasair, @whatsapp, @actuxiaomi, @akinyivivien, @annemariayritys. Akun @megasair sebagai aktor yang paling aktif menyebarkan informasi ini dan akun @anneamariayritys yang berperan sebagai penghubung yang menghubungkan satu aktor dengan aktor lainnya yang belum pernah terhubung sebelumnya. Jika aktor tersebut tidak ada, maka proses komunikasi dengan aktor lain akan terputus sehingga informasi tidak dapat dipublikasikan secara luas.