Tungro merupakan penyakit penting yang menjadi ancaman bagi produksi padi di Indonesia. Kerugian akibat penyakit Tungro telah berdampak pada produksi dan produktivitas padi nasional. Varietas Inpari 37 merupakan inovasi teknologi yang dihasilkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian untuk mengatasi serangan tungro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi petani terhadap varietas Inpari 37 dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 hingga Januari 2021. Sebanyak 58 petani padi di Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan yang ditentukan secara purposive sampling berkontribusi pada penelitian ini. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui preferensi petani terhadap varietas Inpari 37, sedangkan analisis regresi logistik binomial digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi petani terhadap varietas Inpari 37. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 58 petani responden, terdapat 9 orang (15,52) petani yang menyukai varietas Inpari 37, sisanya menyukai varietas yang lain. Faktor-faktor yang berkorelasi signifikan terhadap preferensi responden terhadap varietas Inpari 37 adalah umur, pendidikan, luas lahan, dan keanggotaan kelompok tani. Faktor lain yaitu status lahan, pendapatan, pengalaman usahatani dan kendala pembiayaan berkorelasi namun tidak signifikan.