Sri Lilianti Komariah
Teknik Arsitektur, Universitas Sriwijaya, Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Permukiman Kumuh Tepian Sungai Ditinjau Dari Karakter Spasial Kawasan (Kelurahan Gandus Palembang) Fuji Amalia; Listen Prima; Rizka Drastiani; Sri Lilianti Komariah
Archvisual: Jurnal Arsitektur dan Perencanaan Vol 2 No 2 (2023): Archvisual
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.944 KB) | DOI: 10.55300/archvisual.v2i2.1504

Abstract

Permukiman tepian sungai adalah ciri khas Kota Palembang. Kawasan permukiman di Kota Palembang semakin meningkat dan bertumbuh setiap tahunnya sedangkan ketersediaan lahan permukiman relatif tetap sehingga menimbulkan permukiman padat dan kumuh. Sebagian besar permukiman yang terletak di sepanjang aliran Sungai Musi dapat dikategorikan sebagai permukiman padat penduduk dengan berbagai permasalahan yang ada di dalamnya. Kelurahan Gandus merupakan salah satu kelurahan di Kota Palembang yang berada di kawasan strategis yang memiliki pemukiman tepian sungai yang berada dekat dengan Jembatan Musi 2. Kawasan Gandus termasuk dalam kategori kawasan permukiman kumuh yang mengakibatkan menurunnya kualitas lingkungan kawasan. Penelitian ini bertujuan mengkaji permasalahan permukiman kumuh ditinjau dari karakter spasial ruang. Metode kualitatif ini dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi fisik spasial permukiman Gandus mengandalkan survei pengamatan di lapangan, yang dikompilasi dengan analisa deskrptif mengenai fisik spasial permukiman sebagai penyelesaian permasalahan kumuh pada permukiman Gandus tepian sungai Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi ruang terbuka menjadi tempat pembuangan sampah, kerapatan antar bangunan, sirkulasi pejalan kaki yang menerus namun terputus di penghujung sungai, kurangnya penataan ruang tebuka sehingga sebagai tempat tumbuhnya tanaman liar, serta kurangnya elemen pendukung aktivitas. Oleh sebab itu, elemen seperti tata guna lahan, bangunan, sirkulasi pejalan kaki, ruang terbuka serta pendukung aktivitas dapat menjadi elemen yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Dengan demikian, hasil dari penelitian dapat menjadi masukan bagi penyelenggaraan program pembangunan pada kawasan.
Kajian Permukiman Kumuh Tepian Sungai Ditinjau Dari Karakter Spasial Kawasan (Kelurahan Gandus Palembang) Fuji Amalia; Listen Prima; Rizka Drastiani; Sri Lilianti Komariah
Archvisual: Jurnal Arsitektur dan Perencanaan Vol. 2 No. 2 (2023): Archvisual JAP, Februari 2023
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55300/krwa7746

Abstract

Riverside settlements are a characteristic of the city of Palembang. Residential in Palembang City are increasing and growing every year while the availability of residential land is relatively constant, giving rise to dense and slum settlements. Most of the settlements located along the Musi River can be categorized as densely populated settlements with various problems in them. Gandus Sub-District is one of the sub-districts in Palembang City which is located in a strategic area which has riverside settlements that are close to the Musi Bridge 2. The Gandus area is included in the category of slum areas which has resulted in a decrease in the environmental quality of the area. This study aims to examine the problems of slum settlements in terms of the spatial character of space. This qualitative method was carried out to identify the spatial physical conditions of the Gandus settlement relying on field observation surveys, which were compiled with a descriptive analysis of the physical spatial settlements as a solution to slum problems in the Gandus settlement along the river. buildings, pedestrian circulation that is continuous but interrupted at the end of the river, lack of open space arrangement so that it becomes a place for wild plants to grow, and lack of supporting elements for activities. Therefore, elements such as land use, buildings, pedestrian circulation, open space and activity support can be elements that can improve environmental quality if properly managed. Then, the result of the research would be a significant input for the development program in the area.