This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
RENY KLAUDYA JASRI AKADOL NIM. A1011171147
Faculty of Law Tanjungpura University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL ANTARA PEKERJA DAN PERUSAHAAN MELALUI MEDIASI DI KANTOR DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN SAMBAS RENY KLAUDYA JASRI AKADOL NIM. A1011171147
Jurnal Fatwa Hukum Vol 6, No 3 (2023): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac In the settlement of industrial relations disputes, it must be resolved by deliberation and consensus between the company and workers or labor unions based on the laws and regulations concerning manpower. Thus, the legal settlement of industrial relations is directed to be resolved through non-litigation settlements. Settlement of industrial relations disputes can be settled in 2 (two) ways, namely non-litigation and litigation in accordance with the provisions of Law Number 2 of 2004 concerning Settlement of Industrial Relations Disputes.In this study the author wants to answer the problem formulation examined by the author, "Is the mediation conducted by the Sambas Regency Manpower and Transmigration Office to resolve industrial relations disputes between workers and the company?" Then to reveal the research objectives in the form of 1. To get data/information about the completion of industrial relations disputes through mediation in the Disnakertrans Kab. Sambas. 2. To uncover the factors causing success and success in the mediation process in the Disnakertrans Regency. 3. To reveal the legal consequences that occur during the mediation process in the Disnakertrans Kab. Sambas. 4. To find out the legal efforts to the implementation of the mediation decision issued by the Disnakertrans Kab. Sambas. By using empirical legal research methods, a legal research method uses empirical facts taken from human behavior, both verbal behavior obtained from interviews and real behavior carried out through direct observation.Settlement of industrial relations disputes through mediation at the Sambas Regency Manpower and Transmigration Office is successfully resolved by mediation efforts and some are not successfully resolved by mediation efforts. By making the employment law, the government in this case hopes that the creation of fair labor relations, because if the relations between workers and entrepreneurs who are very different socioeconomic are left entirely to the parties, then the justice will not be achieved in labor relations, because the party Strong will always master the weak. In the mediation efforts carried out by the Sambas Regency Manpower and Transmigration Office in addition to success there is a success in mediation, this failure can be caused by several factors such as: There is no good ethics from the parties, the emotions of the parties are still high, the attorney who deliberately inhibits The mediation process, the absence of one of the parties that hampered the mediation process, and the mediator could not encourage a peaceful agreement.Keywords: Disputes, Industrial Relations, Mediation  Abstrak Dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial harus diselesaikan secara musyawarah mufakat antara perusahaan dan pekerja atau serikat pekerja yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan tentang ketenangakerjaan. Dengan demikian penyelesaian hubungan industrial secara hukum diarahkan untuk diselesaiakan melalui penyelesaian non-litigasi. Penyelesaian perselisihan hubungan industrial dapat diselesaikan melalui 2 (dua) cara yakni non-litigasi dan litigasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 Tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.Dalam penelitian ini penulis ingin menjawab rumusan masalah yang di teliti oleh penulis yaitu “Apakah Mediasi Yang Dilakukan Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Sambas Dapat Menyelesaikan Perselisihan Hubungan Industrial Antara Pekerja Dan Perusahaan?” kemudian untuk mengungkap tujuan penelitian berupa 1. Untuk mendapat data/informasi mengenai penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui mediasi di Disnakertrans Kab.Sambas. 2. Untuk mengungkap faktor penyebab terjadinya keberhasilan dan ketidakberhasilan dalam proses mediasi di Disnakertrans Kab.Sambas. 3. Untuk mengungkap akibat hukum yang terjadi saat proses mediasi di Disnakertrans Kab.Sambas. 4. Untuk mengetahui upaya hukum terhadapa perlaksanaan putusan mediasi yang di keluarkan oleh Disnakertrans Kab.Sambas. Dengan menggunakan Metode Penelitian Hukum Empiris yaitu suatu metode penelitian hukum menggunakan fakta-fakta empiris yang di ambil dari perilaku manusia, baik perilaku verbal yang didapat dari wawancara maupun perilaku nyata yang dilakukan melalui pengamatan langsung.Penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui mediasi di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas ada yang berhasil terselesaikan dengan upaya mediasi dan ada juga yang tidak berhasil diselesaikan dengan upaya mediasi. Dengan di buatnya Undang-Undang Ketenagakerjaan, pemerintah dalam hal ini berharap agar terciptanya hubungan ketenagakerjaan yang adil, karena jika hubungan antar pekerja dan pengusaha yang sangat berbeda secara sosial ekonomi diserahkan sepenuhnya kepada para pihak, maka tidak akan tercapainya keadilan pada hubungan ketenagakerjaan, karena pihak yang kuat akan selalu menguasai yang lemah. Dalam upaya mediasi yang di lakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas Selain keberhasilan terdapat ketidakberhasilan dalam mediasi, ketidakberhasilan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti: tidak ada etikad baik dari para pihak, emosi para pihak yang masih tinggi, kuasa hukum yang sengaja menghambat proses mediasi, ketidak hadiran salah satu pihak yang menghambat proses mediasi, dan mediator kurang bisa mendorong terjadinya kesepakatan damai.Kata Kunci: Perselisihan, Hubungan Industrial, Mediasi.