Siti Asiyah
Jurusan Kesehatan Terapan, Poltekkes Kemenkes Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM MEMBUAT OLAHAN DAUN KATUK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN STUNTING Nurul Pujiastuti; Nur Rahman; Siti Asiyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14550

Abstract

Abstrak: Pemberdayaan kader posyandu merupakan metode atau teknik untuk meningkatkan kesadaran diri tentang pentingnya nilai dan kebutuhan untuk mencapai tujuan yang diharapkan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Daun katuk merupakan tanaman yang telah lama dikenal ibu menyusui untuk membantu meningkatkan produksi ASI karena mengandung papaverin, yaitu suatu alkaloid yang dapat mendukung produksi ASI. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam membuat olahan dari daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI dan sebagai upaya menurunkan stunting. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat berbasis riset aksi, melalui kegiatan pelatihan membuat berbagai macam olahan dari daun katuk. Sasaran pelatihan yaitu 40 kader posyandu Desa Martopuro. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan peserta saat pre-test sebesar 65% baik dan post-test sebesar 95% baik. Hasil pelatihan untuk nilai keterampilan, saat pre-test sebesar 58% baik dan post-test sebesar 82% baik. Kesimpulan pelatihan membuat olahan daun katuk berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu tentang cara membuat berbagai macam olahan dari daun katuk sehingga dapat membantu ibu menyusui meningkatkan produksi ASI sebagai upaya menurunkan stunting.Abstract: Empowerment of integrated service post cadres is a method or technique to increase self-awareness about the importance of values and the need to achieve the expected goals through increased knowledge and skills. Katuk leaves are plants that have long been known by nursing mothers to help increase milk production because they contain papaverine, an alkaloid that can support milk production. The purpose of community service is to increase the knowledge and skills of integrated service post cadres in making preparations from katuk leaves to increase milk production and as an effort to reduce stunting. The method used in research-based community service through training activities is to make various preparations for katuk leaves. The target of the training is service post cadres. The results of the training showed that the participants' knowledge during the pre-test was 65% good and the post-test was 95% good. The results of the training for skill scores, when the pre-test was 58% good and the post-test was 82% good. The conclusion of the training on making processed katuk leaves has succeeded in increasing the knowledge and skills of integrated service post cadres on how to make various kinds of preparations from katuk leaves so that they can help to breastfeed mothers and increase milk production as an effort to reduce stunting.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM MENJAGA KUALITAS PRODUK OLAHAN LOKAL DAUN KATUK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI Nurul Pujiastuti; Finta Isti Kundarti; Esti Widiani; Siti Asiyah; Kasiati Kasiati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25903

Abstract

Abstrak: Kader posyandu merupakan kader kesehatan yang berasal dari warga masyarakat yang dipilih oleh masyarakat serta bekerja secara sukarela untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah kerja posyandunya. Selain itu, agar dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, dapat dilakukan melalui kewirausahaan. Salah satu kewirausahaan yang dilakukan yaitu membuat olahan lokal daun katuk, yang memerlukan cara dalam menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam menjaga kualitas produk olahan lokal daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat yaitu kegiatan pelatihan dalam menjaga kualitas produk olahan lokal daun katuk. Sasaran pelatihan yaitu kader posyandu Desa Martopuro Kec. Purwosari Kab. Pasuruan sebanyak 40 orang. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan peserta saat pre-test sebesar 50% baik dan post-test sebesar 90% baik. Hasil pelatihan untuk nilai keterampilan, saat pre-test sebesar 45% baik dan post-test sebesar 85% baik. Kesimpulan dari pelatihan menjaga kualitas produk olahan lokal daun katuk berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu dapat meningkatkan jiwa kewirausahaannya dan membantu ibu menyusui dalam memilih bahan yang tepat dan berkualitas untuk asupan sehari-hari.Abstract: Posyandu cadres are health cadres selected by the community and work voluntarily to help improve the health of the community in their posyandu area. Additionally, in order to improve the economic welfare of families, entrepreneurship can be undertaken. One form of entrepreneurship is the production of local processed katuk leaves, which requires methods to maintain the quality of the products produced. The aim of this community service is to enhance the knowledge and skills of posyandu cadres in maintaining the quality of local processed katuk leaf products to increase breast milk production. The method used in this community service is training activities on maintaining the quality of local processed katuk leaf products. The training targets are 40 posyandu cadres from Martopuro Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. The training results showed that participants' knowledge during the pre-test was 50% good and 90% good during the post-test. The training results for skill scores showed 45% good during the pre-test and 85% good during the post-test. The conclusion of the training on maintaining the quality of local processed katuk leaf products successfully increased the knowledge and skills of posyandu cadres regarding how to select the right and quality materials, process raw materials into flour, food packaging, and product aesthetics (product design). It is hoped that by increasing the knowledge and skills of posyandu cadres, their entrepreneurial spirit will be enhanced, and they can assist breastfeeding mothers in selecting the right and quality materials for daily consumption.